Aktivis konservatif Amerika Serikat sekaligus pendiri Turning Point USA, Charlie Kirk, meninggal dunia setelah ditembak dalam sebuah acara di kampus, Kamis (11/9) dini hari WIB. Foto: The Quardian
Kirk yang dikenal sebagai sekutu dekat Presiden Donald Trump itu sempat dibawa ke rumah sakit menggunakan kendaraan pribadi, namun nyawanya tidak tertolong. Kirk meninggal pada usia 31 tahun.
Dalam unggahan video yang beredar di media sosial, Kirk (31) terlihat terkena peluru saat sedang berbicara dan duduk di bawah tenda di halaman Utah Valley University (UVU) di Orem, Utah.
Kirk hadir di kampus tersebut dalam rangkaian tur The American Comeback Tour yang diselenggarakan oleh TPUSA cabang UVU. Rekaman lain juga memperlihatkan mahasiswa berlarian menjauhi suara tembakan.
Melalui unggahan di X, pihak universitas mengumumkan bahwa kampus ditutup. Juru bicara UVU mengatakan kepada New York Times bahwa Kirk ditembak oleh seorang pelaku dari gedung yang berjarak sekitar 200 yard.
Juru bicara universitas Ellen Treanor menyampaikan, seorang sempat ditahan, tetapi kemudian dilepas karena bukan tersangka. “Insiden ini sedang diselidiki oleh empat lembaga yakni kepolisian Orem, kepolisian UVU, FBI, dan Departemen Keamanan Publik Utah,” kata Treanor dilansir The Quardian.
Direktur FBI Kash Patel mengonfirmasi bahwa pelaku penembakan sudah ditahan. “Pelaku penembakan mengerikan hari ini yang merenggut nyawa Charlie Kirk kini telah ditahan. Terima kasih kepada otoritas lokal dan negara bagian di Utah atas kerja samanya dengan FBI. Kami akan memberikan pembaruan bila memungkinkan,” ujar Patel dilansir BBC.
Presiden Trump menyampaikan duka mendalam atas kematian Kirk. “Charlie Kirk yang Hebat, bahkan Legendaris, telah tiada. Tidak ada yang lebih memahami dan memiliki hati untuk generasi muda Amerika Serikat selain Charlie,” tulis Trump di media sosial.
Trump menilai kejadian sangat mengerikan dan salah satu paling buruk yang pernah ia lihat.
Suasana di Gedung Putih dilaporkan hening dan muram usai kabar kematian Kirk disampaikan. Bendera Amerika di Gedung Putih diturunkan setengah tiang pada pukul 17.20 waktu setempat sebagai tanda berkabung.
Charlie Kirk mendirikan Turning Point USA pada usia 18 tahun dan dikenal luas karena kerap menggelar debat terbuka di berbagai kampus di seluruh Amerika. Ia memiliki basis pendukung besar di kalangan konservatif muda serta menjalin hubungan erat dengan Presiden Trump dan keluarganya.