PBB Ungkap 100 Anak di Gaza Tewas Meski Ada Gencatan Senjata
Akhmad Baihaqi Arsyad
JENEWA, (ERAKINI) - Perserikatan Bangsa-Bangsa mengungkapkan fakta memilukan terkait situasi kemanusiaan di Jalur Gaza. Sedikitnya 100 anak dilaporkan meninggal dunia akibat serangan udara dan operasi darat Israel sejak diberlakukannya gencatan senjata yang rapuh sekitar tiga bulan lalu, demikian disampaikan PBB pada Selasa waktu setempat.
Dana Anak PBB (UNICEF) mencatat bahwa korban anak-anak tersebut terdiri atas sedikitnya 60 anak laki-laki dan 40 anak perempuan yang tewas di wilayah Palestina yang berada di bawah pendudukan Israel sejak awal Oktober.
“Lebih dari 100 anak telah kehilangan nyawa di Gaza sejak gencatan senjata diberlakukan,” ujar juru bicara UNICEF, James Elder, dalam konferensi pers di Jenewa. Pernyataan itu disampaikannya langsung dari Kota Gaza.
Ia menambahkan bahwa angka tersebut setara dengan satu anak meninggal setiap hari selama masa gencatan senjata berlangsung. - tersebut, menurut Elder, akibat berbagai bentuk serangan, mulai dari bombardir udara, serangan pesawat tanpa awak, termasuk drone bunuh diri, hingga tembakan tank, peluru tajam, dan helikopter tempur.

















