Momen Haru Jemaah Haji Jalani Wukuf di Arafah
Abdul Rahman Ahdori
MAKKAH, (ERAKINI) - Sekitar 1,6 juta jemaah haji dari berbagai negara menjalani wukuf di Arafah pada Selasa (26/5/2026) atau 9 Dzulhijjah 1447 Hijriah. Suasana penuh haru dan emosional menyelimuti pelaksanaan puncak ibadah haji tersebut.
Wukuf merupakan inti dari pelaksanaan ibadah haji. Dalam syariat Islam, wukuf berarti berdiam diri di Arafah dalam keadaan ihram pada 9 Dzulhijjah atau sehari sebelum Hari Raya Idul Adha.
Ibadah ini menjadi pembeda antara haji dan umrah. Dalam hadis disebutkan bahwa haji adalah Arafah, sehingga wukuf menjadi rukun haji yang paling utama.
Tangis para jemaah pecah ketika lantunan talbiyah menggema di Padang Arafah. Sejumlah jemaah tampak tak mampu menahan haru saat melafalkan talbiyah.
Muhammad Musawir Ginting, jemaah haji asal Kota Banda Aceh, mengaku tak kuasa menahan air mata ketika menjalani wukuf. Ia teringat dosa-dosa yang pernah dilakukan serta sosok ayahnya yang telah meninggal dunia.
"Alhamdulillah saya sempat nangis karena terharu. Terinat orang tua, ayah almarhum," kata Musawir kepada tim Media Center Haji (MCH) di Muzdalifah, Rabu (27/5/2026) dini hari.
Musawir mengatakan, dirinya merasa senang sekaligus emosional dapat mengikuti rangkaian ibadah haji di Arab Saudi setelah menunggu cukup lama.
Dia mengungkapkan telah mendaftar haji reguler sejak 2011.
"Saya daftar haji reguler 2011," ujarnya.


















