Mengenal Tradisi Meriam Ramadan di Mesir, Alarm Buka Puasa
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Umat Islam di berbagai belahan dunia memiliki cara tersendiri dalam mengisi bulan suci Ramadan. Di Indonesia, ada banyak tradisi dalam menyambut maupun mengisi bulan yang penuh dengan rahmat tersebut. Misalnya berbuka puasa bersama hingga momen berkumpul dengan keluarga.
Di negara dengan penduduk Muslim terbesar lainnya seperti di Mesir, ada tradisi unik yang terus dijaga hingga kini, yaitu Meriam Ramadan atau Meriam Buka Puasa.
Tradisi ini ditandai dengan dentuman meriam yang ditembakkan tepat saat azan Maghrib berkumandang, sebagai tanda berakhirnya puasa hari itu.
Tradisi yang dikenal dengan nama Midfa Al Iftar ini menjadi salah satu cara khas umat Muslim di Timur Tengah menandai waktu berbuka puasa.
Tradisi Meriam Ramadan pertama kali tercatat di Kairo, Mesir, dan bermula dari sebuah kejadian tak disengaja pada 1455 Hijriah. Kala itu, Khosh Qadam, pemimpin di masa Kekaisaran Ottoman, menerima hadiah berupa sebuah dari seorang pemilik pabrik senjata di Jerman.

















