China Tekankan Solusi 'Dua Negara' dan Harapkan Kemerdekaan Palestina
Akhmad Baihaqi Arsyad
BEIJING, (ERAKINI) - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning menekankan penerapan prinsip 'dua negara' menjadi solusi untuk mengatasi konflik antara Israel dan Palestina yang saat ini kembali memanas.
"Sebagai teman Israel dan Palestina, kami berharap kedua negara dapat hidup berdampingan secara damai dan menikmati keamanan serta tumbuh bersama. Kunci untuk mencapai hal tersebut terletak pada terwujudnya solusi 'dua negara' dan berdirinya negara Palestina yang merdeka," tegas Mao Ning saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing, Senin (9/10/2023).
China disebutnya sangat prihatin atas meningkatnya ketegangan dan kekerasan ditambah jatuhnya korban sipil akibat konflik tersebut.
"Dialog dan negosiasi adalah jalan keluar yang mendasar. Kami menyerukan kepada semua pihak untuk segera menghentikan pertempuran untuk menghindari eskalasi lebih lanjut yang malah dapat memperburuk situasi.
"Untuk mengakhiri konflik antara Palestina dan Israel yang terus berulang, penting untuk memulai kembali perundingan perdamaian, menerapkan solusi 'dua negara' dan menyelesaikan masalah Palestina secara menyeluruh dan tepat," kata Mao Ning.
Konflik antara Israel dan memanas setelah kelompok militan menyerang dengan sedikitnya 5.000 roket hanya dalam waktu 20 menit pada Sabtu (7/10/2023) pagi waktu setempat.


















