Hamas Konfirmasi Gugurnya Komandan Senior Raed Saed dalam Serangan Israel dan Langsung Tolak Lucuti Senjata
Akhmad Baihaqi Arsyad
GAZA, (ERAKINI)

GAZA, (ERAKINI)

Melansir Arab News, Al-Hayya dalam pernyataannya menegaskan bahwa Hamas tetap berpegang pada prinsip perlawanan dan menolak segala upaya yang bertujuan melucuti kemampuan pertahanan kelompok tersebut. Ia menekankan bahwa kepemilikan senjata merupakan hak yang sah dan tidak dapat dinegosiasikan, terutama dalam konteks perjuangan rakyat Palestina.
“Perlawanan beserta persenjataannya adalah hak yang dijamin oleh hukum internasional dan tidak terpisahkan dari cita-cita pendirian negara Palestina,” ujar Al-Hayya dalam pidato yang disiarkan melalui Al-Aqsa TV, media milik Hamas.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa Hamas tidak menutup pintu terhadap berbagai gagasan atau proposal terkait fase lanjutan gencatan senjata Gaza. Namun, setiap usulan tersebut, tegasnya, harus tetap menghormati hak rakyat Palestina untuk mempertahankan diri serta memastikan jalan menuju terbentuknya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.
“Kami siap mengkaji setiap inisiatif yang menjaga hak ini, selama tujuan akhirnya adalah terwujudnya negara Palestina,” pungkas Al-Hayya.



