WNI di AS saat menyambut Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Sekretariat Kabinet)
WASHINGTON DC, (ERAKINI) – Setelah menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada Sabtu (9/11/2024), Presiden Prabowo Subianto melanjutkan lawatan kenegaraannya ke Amerika Serikat. Prabowo tiba di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC, pada Minggu (10/11/2024) sekitar pukul 16.00 waktu setempat. Kedatangan Presiden Indonesia disambut oleh Penjabat Kepala Protokol Amerika Serikat, Ethan Rosenzweig.
Namun, sambutan hangat tidak hanya datang dari pejabat AS, tetapi juga dari diaspora Indonesia yang telah menanti sejak pagi hari di depan hotel tempat Kepala Negara bermalam. Meskipun cuaca dingin, semangat para warga negara Indonesia di Amerika Serikat tampak menghangatkan suasana, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap kunjungan Presiden Prabowo.
Dilansir dair situs Sekretariat Kabinet pada Senin (11/11/2024), Diana, seorang diaspora asal New York, mengaku telah berangkat sejak pukul 4 pagi untuk bertemu dengan Presiden Prabowo. Diana yang sudah menantikan momen ini sejak 2014 merasa sangat terharu akhirnya dapat bertemu dengan sosok yang kini memimpin Indonesia.
"Sejak pagi kami sudah start datang ke sini, naik bus sempat telat, jadi harus ganti dua kali bus, tapi nggak apa-apa demi ketemu Presiden. Saya sampai menangis, terharu banget perjuangan kita alhamdulillah Pak Prabowo jadi presiden. We love you, Pak," ujar Diana dengan mata berkaca-kaca.
Vanesa Angela, yang datang bersama sepupunya Jay, juga tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Keduanya merasa sangat senang bisa bertatap muka langsung dengan sosok yang biasa mereka lihat di televisi dan media. Angela bahkan menceritakan betapa ramahnya Presiden Prabowo saat bertemu mereka.
"Nervous, tapi senang. Orangnya baik, biasa lihat di foto dan TV, ternyata aslinya persis. Sepupuku Jay tadi bahkan dicium dan ditanya namanya siapa. Baik banget," ungkap Angela dengan penuh kegembiraan.
Selain itu, Fauzan, seorang mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Amerika Serikat, berharap kunjungan Presiden Prabowo dapat mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Amerika. Fauzan optimis bahwa pertemuan ini akan memperkuat kerjasama kedua negara di berbagai bidang, seperti ekonomi, keamanan, dan pendidikan.
"Tadi sangat senang bisa ketemu Pak Presiden di negara tempat kita studi. Apalagi hubungan Indonesia dengan Amerika, kita juga belajar banyak di kampus. Harapannya, dengan kunjungan Pak Prabowo, kedua negara ini akan semakin meningkat kerja samanya," ujar Fauzan.
Senada dengan Fauzan, Memes Wisoko, anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP), juga merasa bangga bisa bertemu dan bersalaman langsung dengan Presiden Prabowo. Memes berharap kunjungan Presiden dapat membuka peluang bagi kedua negara untuk meningkatkan kerja sama demi kemajuan Indonesia.
"Pak Prabowo sangat berwibawa, smart, kemudian tentunya ramah. Harapannya supaya negara kita terdengar dan Presiden bisa menjalin hubungan dan kerja sama untuk memajukan Indonesia," tuturnya dengan penuh rasa hormat.
Kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Washington DC menandai pentingnya hubungan Indonesia dengan Amerika Serikat. Para diaspora Indonesia yang hadir merasa bangga dan berharap kunjungan ini dapat membuka peluang baru bagi kedua negara dalam berbagai aspek kehidupan.