Kemenag Siapkan 450 Armada Bus Shalawat untuk Jemaah Haji Indonesia
Fajar WH
MEKKAH, (ERAKINI) - Indonesia menyiapkan sebanyak 450 bus shalawat. Angkutan ini siap melayani jemaah haji Indonesia di Makkah selama musim haji 2024. Bus akan beroperasi selama 24 jam. Bus shalawat adalah transportasi yang mengantarkan jemaah dari hotel ke Masjidil Haram.
Halte bus juga tidak akan jauh dari titik akomodasi. Kebanyakan di depan hotel," ujar Kepala Bidang Transportasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Mujib Roni kepada tim Media Center Haji di Makkah, Selasa (21/5/2025).
Menurut Mujib, sebanyak 450 armada itu akan beroperasi mendekati puncak haji. "Kalau sekarang kan kedatangannya 8 kloter. Per kloter 6 bus. Jadi sekitar 48 bus shalawat yang beroperasi saat ini," kata dia.
Bus memiliki standar yang melebihi standar yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi. Jika Pemerintah Saudi menetapkan usia maksimal bus 10 tahun, Indonesia menetapkan usia bus maksimal 5 tahun. “Jenisnya juga city bus. Ini demi kenyamanan jemaah," ujarnya.
Fasilitas lainnya seperti keberadaan toilet, pemecah kaca, ban cadangan, air minum dan pendingin air harus tersedia sesuai kontrak.
"Untuk lansia, secara umum kita sudah siapkan spesial. Deck-nya bisa lebih turun. Bisa untuk kursi roda. Ini ada 20 bus. Itu nanti by order," katanya.
Frekuensi kedatangan bus antara 5 menit hingga 10 menit. "Kita usahakan tidak sampai 20 menit, tapi layanan ini kan tidak berdiri tunggal, ada faktor traffic juga," kata Mujib.
Menurut Mujib, total operasional bus shalawat selama penyelenggaraan ibadah haji sebanyak 14 ribu kali dengan 22 rute di lima wilayah yaitu Misfalah, Jarwal, Rei Bakhsy, Syisyah, Raudhah.
"Ada 76 halte yang meng-cover 170 hotel. Dan akan di-backup tenaga petugas 24 jam," katanya.

















