Berguru ke Jokowi, Prabowo Optimis Menang Pilpres 2024
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi narasumber utama pada program Mata Najwa yang diselenggarakan Narasi TV di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, serta telah tayang di youtube Najwa Shihab pada Jumat (30/6/2023). Wawancara dipandu oleh tuan rumah Mata Najwa sekaligus jurnalis senior Najwa Shihab.
Dalam wawancara mendalam itu, Prabowo menjawab secara lugas setiap pertanyaan yang berkaitan dengan kapasitasnya selaku Menteri Pertahanan RI, Ketua Dewan Pembina sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra dan sebagai bakal calon presiden RI 2024.
Di awal perbincangannya, Najwa Shihab mempertanyakan soal optimisme Prabowo Subianto ketika bersiap maju di Pilpres 2024 mendatang. Menurut Prabowo, pada kontestasi Pilpres 2024, dia merasa yakin akan terpilih menjadi Presiden RI.
Hal ini, kata dia, karena dirinya sudah belajar dari pengalaman sebelumnya. Selain itu, pada Pilpres 2024 ini, dia telah belajar kepada rivalnya di Pilpres 2014 dan 2019 yang saat ini menjabat presiden yakni Presiden Joko Widodo.
"Kali ini insyallah (menang di Pilpres 2024) karena saya sudah belajar politik. Saya belajar dari Pak Jokowi yang mengalahkan saya." tuturnya.
Prabowo juga menyebut bahwa karena kemenangan Jokowi dua periode di Pilpres 2014 dan 2019, maka Jokowi layak disebut guru yang hebat untuk dirinya. Dia juga mengaku banyak mengambil ilmu dari mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
"Berarti itu guru yang hebat, jadi ya santai saja," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, Prabowo Subianto merupakan politisi, pengusaha, dan perwira tinggi militer Indonesia. Ia menempuh pendidikan dan jenjang karier militer selama 28 tahun sebelum berkecimpung dalam dunia bisnis, politik dan pemerintahan.
Ketua Dewan Pembina yang juga Ketua Umum Partai Gerindra ini telah mengikuti tiga kali Pemilihan Presiden (Pilpres) yakni 2009 sebagai calon wakil presiden mendampingi Megawati Soekarno Putri, 2014 sebagai calon presiden bersama Hatta Rajasa dan 2019 calon presiden bersama Sandiaga Uno.
Namun, tiga kali mengikuti Pilpres, Prabowo selalu kalah. Pada mendatang, Partai Gerindra juga telah menyatakan akan mengusung sebagai calon presiden.
















