JAKARTA, (ERAKINI) – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa sejumlah wilayah Indonesia masih berpotensi diguyur hujan lebat dalam periode 5–7 Mei 2026, termasuk wilayah Jawa Tengah dan Banten.
Dilansir dari laman resminya, BMKG menyebut bahwa sejumlah daerah diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi yang bisa disertai kilat, petir, serta angin kencang. Wilayah dengan status siaga atau berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat meliputi:
1. Sumatera Utara,
2. Sumatera Selatan,
3. Kepulauan Bangka Belitung,
4. Banten,
5. Jawa Tengah,
6. Sulawesi Tengah,
7. Sulawesi Barat,
8. Maluku Utara,
9. Maluku,
10. Papua Tengah,
11. Papua Pegunungan,
12. Papua.
Secara umum, kondisi cuaca di Indonesia didominasi hujan ringan hingga lebat. Namun, peningkatan intensitas hujan kategori sedang hingga lebat juga perlu diwaspadai di berbagai daerah lain seperti Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, serta hampir seluruh wilayah Kalimantan dan Sulawesi, hingga Papua Barat dan Papua Selatan.
Di tengah kondisi tersebut, BMKG juga mengingatkan bahwa cuaca cerah tetap dapat terjadi pada waktu tertentu, namun berpotensi disertai perubahan ekstrem. Masyarakat diimbau tetap melindungi diri dari paparan sinar matahari dengan menggunakan pelindung seperti tabir surya dan menjaga asupan cairan tubuh agar terhindar dari dehidrasi, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Lebih lanjut, dinamika atmosfer yang masih aktif dalam beberapa hari ke depan meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, hingga angin kencang. Pengguna jalan diminta ekstra waspada terhadap gangguan perjalanan akibat hujan deras, kilat, maupun angin kencang.
Selain itu, masyarakat juga diminta mengantisipasi potensi bahaya lain seperti pohon tumbang, baliho roboh, genangan air, hingga sambaran petir. Hindari berteduh di bawah pohon, papan reklame, atau bangunan yang tidak kokoh saat hujan lebat disertai angin dan petir, serta batasi aktivitas di ruang terbuka dalam kondisi tersebut.
Perubahan cuaca yang cepat ini perlu menjadi pertimbangan penting dalam merencanakan berbagai aktivitas, baik perjalanan darat, laut, maupun udara, serta kegiatan luar ruang seperti olahraga dan wisata.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi, seperti situs web bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial resmi mereka, guna meningkatkan kewaspadaan dan meminimalkan risiko akibat cuaca ekstrem.