Menteri PUPR Sebut Ketahanan Pangan sebagai Solusi Pembiayaan Sektor Air
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan solusi memadai dalam pembiayaan sektor air memperkuat ketahanan pangan dan air akibat perubahan iklim.
"Sektor air berperan penting dalam pengentasan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, kesehatan, dan lingkungan. Untuk itu perlu solusi yang memadai dalam pembiayaan sektor air guna memperkuat ketahanan pangan dan air akibat perubahan iklim," kata Basuki, Rabu (28/8/2023).
Basuki mengaku terus mendorong kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor badan usaha/swasta dalam pembangunan infrastruktur air minum, sanitasi, dan bendungan.
Dalam mendukung penyediaan air minum, Kementerian PUPR mempromosikan berbagai skema pembiayaan seperti Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dan pembiayaan campuran (blended financing) untuk proyek skala besar, hingga pembiayaan skala kecil (micro finance).
"Saat ini, sudah terdapat beberapa proyek dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), sebagai contoh Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pekanbaru, Bandarlampung, Semarang Barat, Umbulan, dan Dumai-Rokan Hilir-Bengkalis," kata Basuki.
Dia menambahkan, terdapat beberapa proyek dalam tahap persiapan dengan skema KPBU adalah Bendungan Merangin, Bendungan Bodri, Irigasi Komering, SPAM Bintang Bano, SPAM Jatiluhur I, SPAM Karian Serpong, dan Jatiluhur II
















