Search

Cak Imin Kritik Pemerintah, Belanja Alat Perang Ratusan Triliun dari Utang

BANDUNG, (ERAKINI)-Calon wakil presiden 2024 nomor urut 1 Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengkritik pemerintah yang membeli alat perang senilai ratusan triliun dari hasil berutang. Ketum PKB ini mengaku heran lantaran pemerintah lebih memilih berutang ketimang membeli alat pertanian. 

Wakil Ketua DPR RI ini menilai, Indonesia sedang tidak berperang, sehingga aneh bila utang yang begitu banyak digunakan untuk membeli alat perang. Cak Imin menegaskan, utang luar negeri yang jumlahnya fantastis tersebut sebaiknya digunakan untuk kebutuhan dalam negeri seperti alat pertanian. 

“Buat apa kita utang ratusan triliun tapi tidak untuk sesuatu yang nyatanya tak dibutuhkan? Nyatanya kita butuh pangan," ujar Cak Imin saat menghadiri kegiatan Nitip Gus bersama kelompok petani di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/1/2024).

Mantan aktivis PMII ini mengaku pernah mendatangi pameran alat perang di Eropa. Di sana, alat perang yang ditampilkan dihancurkan dan diganti dengan alat pertanian. Menurut Cak Imin, hal itu memberi pesan bahwa negara di dunia ini menolak dan menghindari perang. 

Lebih dari itu, kebutuhan pangan yang lebih utama daripada peralatan perang yang dibeli pemerintah. 

"Artinya apa, kita tolak perang yang penting rakyat makan, kira-kira begitu," tuturnya.