Menurut Muftiono, seluruh peserta dididik untuk menjunjung tinggi disiplin, kesiapan fisik dan mental, penguasaan fikih haji dan bahasa Arab, serta kompetensi sesuai bidang layanan masing-masing.
Menurut Arifatul, kehadiran petugas perempuan sangat penting untuk menghadirkan layanan yang berangkat dari empati dan perhatian terhadap kebutuhan spesifik jemaah perempuan.
Setelah seluruh jemaah terdorong ke Mina, petugas Daerah Kerja (Daker) Mekkah melakukan penyisiran di area Muzdalifah untuk memastikan tidak ada jemaah yang tertinggal. Setelah dinyatakan aman, petugas kemudian bergeser menuju Mina.
Dengan adanya skema pengiriman bumbu khas dari Indonesia, Kemenhaj berharap manfaat penyeleggaraan ibadah haji di Tanah Suci tahun 2026 dapat dirasakan secara langsung UMKM Indonesia.
Penunjukan ini menjadi penanda komitmen Kemenhaj dalam mewujudkan penyelenggaraan haji yang ramah lansia, disabilitas, dan perempuan.
Peninjauan pada hari ke-17 pelaksanaan diklat dilakukan untuk memastikan kesiapan serta semangat para petugas haji yang akan bertugas melayani jemaah Indonesia di Arab Saudi.
Dahnil menegaskan, pesani ni menjadi landasan penting dalam perumusan kebijakan dan layanan haji Indonesia tahun 2026.
Pelatihan diberikan untuk memastikan petugas mampu mengatur dan melayani ratusan ribu jemaah haji Indonesia agar memperoleh fasilitas akomodasi yang layak sebelum pelaksanaan puncak ibadah haji.
Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan komitmennya untuk mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan pelindungan jemaah sejak dari Tanah Air.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang menerapkan di tiga Bandara, layanan fast track tahun ini tersedia di empat bandara keberangkatan. Di mana saja?
Gus Irfan menyampaikan, pemerintah kemudian membuka pelunasan tahap kedua pada 2-9 Januari 2026. Hingga penutupan tahap tersebut, tercatat 175.494 jemaah haji reguler dan 31.260 jemaah cadangan telah melunasi Bipih.
Harun menjelaskan, pergerakan petugas yang sudah berhaji akan dilakukan bersamaan dengan pergerakan jemaah menuju Arafah. Namun, petugas tersebut langsung menuju Mina.
Dengan mata yang masih berat, Anisa meninggalkan empuknya kasur demi memastikan satu hal yang kerap luput dari sorotan: konsumsi ribuan calon petugas haji harus tersedia.
Alissa menjelaskan, tantangan pertama adalah kondisi normal lansia yang secara alamiah mengalami penurunan fisik maupun daya tangkap. Kondisi ini membuat jemaah lansia membutuhkan perhatian dan pendampingan lebih dari petugas haji.
Prof Mujib menilai, dengan profesionalisme dari Petugas Haji maka layanan kepada jemaah berdampak langsung terhadap kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji 2026 M/1447 H.