Amran menegaskan pemerintah terus menjaga keseimbangan harga agar tidak merugikan petani maupun memberatkan masyarakat sebagai konsumen.
Mentan Andi Amran Sulaiman menjamin stok pangan nasional masih dalam kondisi aman dan terkendali. Bahkan stok beras sudah aman untuk kebutuhan hampir 11 bulan.
Langkah strategis ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektoral antara Kementerian Pertanian, Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Perdagangan, Bapanas, serta Perum Bulog.
Dirjen Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Kemenhaj, Jaenal Effendi, mengatakan pemerintah tengah menyiapkan skema pemanfaatan beras nasional sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi.
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng menetapkan 1 tersangka kasus penyelundupan seratusan ton bawang bombai ilegal.
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan Indonesia sudah swasembada pangan saat menghadiri Panen Raya di Desa Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
Tahun 2026, anggaran Rp40 triliun Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memperkuat program swasembada pangan.
Pada ajang Piala Presiden kali ini, antusiasme peserta disebut tinggi dengan 1.751 entri dan 390 ekor kuda.
Mentan Andi Amran Sulaiman memastikan tidak akan berhenti membongkar mafia pangan. Setelah beras oplosan, Amran siap mengungkap praktik kecurangan lain di sektor pangan.
produksi susu lokal menjadi tumpuan dalam mendukung program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Wamentan Sudaryono menyebut kotoran sapi yang selama ini kerap dianggap sebagai masalah lingkungan ternyata memiliki potensi besar sebagai bahan baku energi bersih.
Amran menegaskan hilirisasi akan difokuskan pada komoditas yang memiliki permintaan tinggi di pasar global seperti kakao, mete, dan kopi.
Berikut ini fakta-fakta menarik temuan Kementan terkait merek beras premium ternama yang diduga dioplos oleh produsen.
Selama ini, keempat produsen itu dikenal sebagai pengelola berbagai merek beras ternama. Wilmar Group, misalnya, memproduksi Sania, Sovia, dan Fortune.
Mentan Andi Amran Sulaiman mengungkap peredaran beras oplosan yang dikemas ulang dan dijual sebagai beras premium di sejumlah supermarket ternama.