BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah daerah Indonesia pada 5–6 Februari 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.
Badan Geologi mengungkapkan bencana tanah longsor yang menimbun sekitar 30 hektare lahan di Cisarua, Bandung Barat, bukan sekadar bencana hidrometeorologi biasa.
BNPB mencatat sejumlah bencana hidrometeorologi menerjang sejumlah wilayah Indonesia beberapa hari terakhir, masyarakat diimbau tetap waspada.
Hujan deras yang mengguyur pada pada Sabtu (5/7) dan Minggu (6/7) telah menyebabkan bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah. Bencana terparah adalah banjir dan tanah loongsor.
BMKG melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Jawa Barat hingga 20 Maret 2025 guna mengurangi potensi bencana hidrometeorologi.
BNPB melaporkan, 9 wilayah Tanah Air dikepung bencana hidrometeorologi basah, menurut hasil rekapitulasi kaji cepat penanganan darurat Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops), Kamis (6/3/2025).
BNPB melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mendukung upaya penanganan bencana hidrometeorologi khususnya banjir di wilayah Jabodetabek.
BNPB melaporkan, bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, cuaca ekstrem dan angin kencang masih menerjang. Laporan terbaru, bencana tersebut melanda 4 provinsi.
BMKG membeberkan penyebab hujan deras ekstrem yang mengguyur Jakarta dan sejumlah daerah lain di Indonesia dalam beberapa hari terakhir.
50 ton bubuk NaCl disebar di Jabar oleh BNPB untuk modifikasi cuaca agar bisa mempercepat penanganan bencana hidrometeorologi.
Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin menetapkan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di daerahnya sebagai antisipasi puncak musim hujan.
Pemerintah melakukan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) sebagai upaya penanggulangan bencana hidrometeorologi basah di wilayah Jawa Tengah bagian Utara.