Search

Babe Haikal Sebut Produk Tanpa Sertifikat Halal Berpotensi Ditinggalkan Konsumen

JAKARTA, (ERAKINI) - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan atau yang akrab disapa Babe Haikal menyatakan bahwa produk yang tidak memiliki sertifikat halal berpotensi ditinggalkan oleh konsumen. Hal ini seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kehalalan produk yang dikonsumsi.

Menurut Babe Haikal, kesadaran konsumen terhadap produk halal terus meningkat sejalan dengan semakin luasnya literasi halal di tengah masyarakat. Kondisi tersebut secara tidak langsung membentuk mekanisme pasar yang mendorong pelaku usaha untuk memastikan produknya telah tersertifikasi halal.

“Hukum sosial akan bekerja. Produk yang tidak memiliki sertifikasi halal pada akhirnya akan ditinggalkan konsumen,” ujar Babe Haikal seperti dilansir dari situs BPJPH, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan, sertifikasi halal kini tidak lagi sekadar dipandang sebagai kewajiban yang diatur dalam regulasi, tetapi juga telah berkembang menjadi kebutuhan pasar. Kepastian status halal dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus membangun kepercayaan konsumen terhadap produk yang mereka konsumsi atau gunakan.

Tingginya perhatian masyarakat terhadap aspek kehalalan produk juga tercermin dalam hasil survei yang dilakukan oleh Populix pada Maret 2023. Survei tersebut melibatkan 1.014 responden Muslim berusia 17-55 tahun di Indonesia.

Hasil survei menunjukkan bahwa logo halal menjadi pertimbangan utama dalam keputusan pembelian produk. Sebanyak 83 persen responden menyatakan keberadaan logo halal menjadi faktor penting dalam memilih produk.

Selain logo halal, terdapat sejumlah faktor lain yang juga memengaruhi keputusan pembelian konsumen Muslim. Di antaranya kejelasan informasi kandungan produk yang dipilih oleh 80 persen responden, kesesuaian produk dengan kebutuhan (75 persen), kemasan ramah lingkungan (52 persen), serta faktor produk diproduksi di dalam negeri (25 persen).

Temuan tersebut menunjukkan bahwa keberadaan logo halal menjadi faktor paling dominan dalam keputusan pembelian produk sekaligus mencerminkan semakin kuatnya kesadaran halal di kalangan konsumen Indonesia.

Lebih lanjut, Babe Haikal menegaskan bahwa penguatan Halal Value Chain tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menjadi strategi pembangunan ekonomi yang memiliki dampak luas. 

Menurut dia, ekosistem halal yang kuat dapat menjadi salah satu penggerak penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional.