Membanggakan, Tim Fahmil Qur'an UIN Yogya Sabet Emas di OASE PTKI
Zunus Muhammad
JAKARTA (ERAKINI) – Prestasi membanggakan ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dalam ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) II Tahun 2023, tim UIN Yogyakarta berhasil meraih medali emas dalam lomba Musabaqah Fahmil Qur'an (MFQ).
Dalam ajang yang digelar di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, UIN Sunan Kalijaga (Suka) memboyong tiga mahasiswa andalan, yakni Ahmad Kamal Assidiqi dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Muhammad Wahyudi Azzukhruf dari Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, serta Hitna Bis Saadah dari Program Studi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam. Mereka berlomba di bawah asuhan Mohamad Yusup.
Seperti dikutip dari situs UIN Suka (uin-suka.ac.id), dalam kompetisi yang penuh gengsi ini, ketiga peserta tersebut berhasil menunjukkan penampilan yang mengesankan dan mampu mengungguli pesaing-pesaingnya. Dalam babak final, mereka berhasil meraih Juara 1 dengan total nilai 1.250, mengungguli peserta dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang memperoleh total nilai 1.175, dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang meraih posisi juara ketiga dengan total nilai 1.150.
Perjalanan kontingen UIN Sunan Kalijaga dimulai dengan gemilang pada putaran pertama, di mana mereka mencapai nilai sempurna 1.000 dari 10 soal yang diberikan. Persaingan semakin sengit pada putaran selanjutnya. Namun pada akhirnya, pertanyaan terakhir dengan poin besar berhasil dijawab dengan benar oleh Tim MFQ UIN Sunan Kalijaga. Ini mengantarkan mereka meraih emas pertama.
Kepada Tim Humas, Kamal Assidiqi membagikan pengalamannya. "Awalnya, kami merasa ragu karena sebetulnya kami telah saling mengenal dan mengetahui kemampuan kompetitor, karena sebelumnya kami telah beberapa kali mengikuti perlombaan Fahmil Qur'an. Namun, dengan kerja keras dan doa, kami berhasil mengatasi semua itu," ujarnya.

















