Search

IHSG Dibuka Menguat Tipis di Tengah Ketidakpastian Konflik Timur Tengah

JAKARTA, (ERAKINI) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (2/3/2026) pagi dibuka menguat tipis, meski ketegangan di Timur Tengah terus memicu kekhawatiran global.

IHSG dibuka naik 43,04 poin atau 0,54 persen ke level 8.059,87. Sementara itu, indeks LQ45, yang mencerminkan 45 saham unggulan, bertambah 5,20 poin atau 0,64 persen menjadi 817,69.

“Investor saat ini menimbang apakah ini hanya shock jangka pendek atau konflik yang berlarut-larut,” ujar Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, dalam kajiannya.

Pelaku pasar masih terus mencermati perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah yang memicu gelombang risk-off global. Menurut Liza, kekhawatiran utama pasar adalah potensi gangguan energi dan inflasi baru. 

“Sejarah menunjukkan saham global cenderung pulih relatif cepat pasca-konflik, kecuali terjadi lonjakan harga energi yang berkepanjangan,” kata dia.

Konflik di Timur Tengah semakin memanas setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel melakukan serangan ke Iran, yang kemudian dibalas Iran dengan serangan ke Israel, Bahrain, Kuwait, Qatar, Uni Emirat Arab, serta pangkalan AS di kawasan. 

Presiden AS Donald Trump menyebut operasi militer dapat berlangsung 4–5 pekan, bahkan lebih lama jika diperlukan. Sementara Iran menegaskan tidak akan bernegosiasi dengan AS.

Dampak konflik ini juga terasa di Eropa, di mana gangguan pengiriman di Teluk memicu risiko inflasi yang membayangi prospek kebijakan European Central Bank (ECB) dan Bank of England (BoE). Inflasi Zona Euro dan data ekonomi lainnya menjadi sorotan investor global.

Sementara di Asia, Bank of Japan (BoJ) memastikan akan melanjutkan kenaikan suku bunga secara bertahap menuju stance netral. Saat ini, suku bunga Jepang berada di level 0,75 persen setelah empat kali kenaikan sejak 2024.

Di pasar global, bursa AS pada perdagangan Selasa mayoritas menguat. Indeks Dow Jones turun 0,15 persen ke 48.904,78, S&P 500 naik 0,04 persen ke 6.881,60, Nasdaq naik 0,36 persen ke 22.748,86, dan Russell 2000 bertambah 0,9 persen.

Bursa regional Asia pagi ini bergerak variatif: indeks Nikkei melemah 2,33 persen ke 56.704,60, Shanghai turun 0,78 persen ke 4.150, Hang Seng turun 0,19 persen ke 26.010, sedangkan Kuala Lumpur menguat 0,59 persen ke 1.710,20 dan Strait Times naik 0,80 persen ke 4.929,83.