Azteca: Tempat Cerita Kembali Dimulai
Wibowo Prasetyo
Wibowo Prasetyo
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, penikmat sepakbola
TIDAK ada stadion lain yang pernah menjadi tempat pembukaan Piala Dunia sebanyak tiga kali. Azteca melakukannya pada 1970, 1986, dan kini 2026.
Catatan tersebut cukup menarik mengingat Meksiko tidak pernah ditempatkan dalam kelompok negara elite sepakbola dunia seperti Brasil, Inggris, Jerman, Argentina, atau Italia.
Namun saat Azteca dibangun pada 1960-an, kapasitasnya melampaui seratus ribu penonton, ukuran yang sangat besar pada zamannya. Enam puluh tahun kemudian, setelah berbagai renovasi dan penyesuaian, Azteca tetap menjadi salah satu panggung penting sepakbola dunia dan kembali dipadati lebih dari 80 ribu penonton pada pertandingan pembuka Piala Dunia 2026.

Kisah Azteca sesungguhnya tidak dapat dipisahkan dari kisah Meksiko itu sendiri. Negara yang berada di antara Amerika Serikat dan Amerika Latin itu selama berabad-abad menjadi titik pertemuan berbagai pengaruh budaya. Warisan Aztec, jejak kolonialisme Spanyol, identitas Amerika Latin, dan kedekatan geografis dengan Amerika Serikat membentuk wajah Meksiko modern.



















