Haji Ramah Lansia Barometer Layanan Haji Internasional
Abd Aziz
Istilah haji ramah lansia bagi saya bukan lagi tagline semata, melainkan sudah sepantasnya menjadi konsep dasar layanan haji masa depan. Mengapa demikian, karena lambat laun dimungkinkan jemaah haji Indonesia bukan lagi didominasi oleh usia produktif melainkan justru yang mendominasi adalah lansia.
Mari kita petakan sekarang! Rerata masyarakat Indonesia secara umum akan mendaftar haji setelah beberapa kebutuhan sandang, pangan dan papannya cukup. Anggap saja disaat sudah mapan yakni di umur 33 tahun. Kemudian di umur tersebut mereka mendaftar haji. Sedangkan mereka akan berangkat 20 hingga 30 kemudian. Estimasi waktu tersebut mereka akan berangkat haji dengan umur 50 atau 60 tahun. Dengan begitu, mereka menjadi bagian dari lansia itu sendiri.
Dengan kondisi demikian, haji ramah lansia sejatinya tidak hanya tagline melainkan sudah harus masuk dalam semua layanan haji mulai transportasi, konsumsi dan akomodasi sebab kelak mayoritas jamaah haji yang berangkat adalah para lansia.
Menjadikan layanan haji ramah lansia sebagai layanan haji sepanjang masa bukan tidak mustahil dilakukan. Apalagi, Arab Saudi perlahan juga telah memberikan ruang-ruang khusus untuk para lansia. Terlebih jika dilihat dari jemaah haji dari luar Indonesia, para lansianya juga tidak sedikit.


















