Mengkhawatirkan, Puluhan Ribu Warga Palestina Tertahan di Gaza
Abdul Rahman Ahdori
GAZA, (ERAKINI)-Doctors Without Borders mengumumkan bahwa lebih dari 20.000 warga Palestina yang terluka masih berada di Jalur Gaza setelah gelombang pertama korban luka dan pasien pada Rabu (1/11/2023) dipindahkan ke Mesir melalui penyeberangan Rafah.
Pernyataan lembaga tersebut mengatakan bahwa warga Palestina yang terluka memiliki akses terbatas untuk layanan kesehatan akibat pengepungan dan bombardemen yang terus dilakukan oleh pasukan .















