Hamas: Blokade Rafah oleh Israel Hambat Penyerahan Jenazah Sandera
Akhmad Baihaqi Arsyad
GAZA, (ERAKINI) – Hamas, pada Sabtu (18/10/2025), mengecam penutupan perlintasan Rafah oleh otoritas Israel dan Mesir sebagai tindakan tidak manusiawi yang berakibat fatal bagi proses kemanusiaan, termasuk keterlambatan evakuasi jenazah para sandera.
Melalui pernyataan resminya, Hamas menegaskan bahwa blokade berkepanjangan di pintu perbatasan utama antara Jalur Gaza dan Mesir telah menghambat masuknya alat berat dan perlengkapan medis vital. Peralatan tersebut diperlukan untuk menggali reruntuhan bangunan akibat agresi militer Israel dan mencari korban yang masih tertimbun, termasuk jenazah para sandera.
"Penutupan ini secara langsung menghambat proses pencarian korban yang hilang serta menunda akses tim forensik dan alat identifikasi jenazah. Hal ini menyebabkan keterlambatan serius dalam pemulangan jenazah sandera kepada pihak terkait," demikian pernyataan resmi Hamas.
Hamas menuding bahwa penutupan perlintasan Rafah bukan semata kebijakan logistik, melainkan bagian dari blokade sistematis terhadap rakyat Palestina yang telah berlangsung selama bertahun-tahun dan kini menghambat upaya-upaya kemanusiaan paling dasar, termasuk evakuasi korban tewas.















