Ilustrasi - BMKG keluarkan peringatan dini cuaca ekstrem, hingga 22 Juli 2024 beberapa wilayah diprediksi hujan lebat, petir dan angin kencang. (Foto: Pixabay)
JAKARTA, (ERAKINI) – Peringatan dinicuaca ekstrem yang akan melanda sejumlah wilayah Indonesia dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG menyampaikan bahwa selama dua hari 21-22 Juli 2024, ada potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat, petir, dan angin kencang.
Wilayah berpotensi hujan lebat, petir dan angin kencang:
- Papua Barat,
- Papua,
- Sulawesi Tengah,
- Maluku.
Wilayah berpotensi hujan, petir dan angin kencang:
- Maluku Utara,
- Jambi,
- Kalimantan Selatan.
Wilayah berpotensi angin kencang:
- Sulawesi Barat,
- Nusa Tenggara Barat.
Menurut BMKG, cuaca ekstrem tersebut terjadi dipicu adanya 2 bibit siklon tropis, yaitu 91W dan 92W yang terpantau di Laut Filipina bagian barat dengan kecepatan angin maksimum 30 knots (56 km/jam) dan tekanan udara minimum 1004 hPa.
Bibit Siklon Tropis 91W tersebut dalam 24 jam ke depan memiliki peluang besar menjadi siklon tropis dan bergerak ke arah barat laut lalu berada di Laut Filipina sebelah utara Maluku Utara dengan kecepatan angin maksimum 30 knots (56 km/jam) dan tekanan udara minimum 1004 hPa.
Bibit Siklon Tropis 92W ini berpeluang tinggi menjadi siklon tropis dan bergerak ke arah utara-barat laut dalam 24 jam ke depan. Selain itu, juga ada daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Laut Natuna Utara hingga Laut Cina Selatan, Laut Banda hingga Laut Seram, Laut Sulu hingga perairan Filipina, Laut Filipina hingga Samudra Pasifik utara Papua Barat, perairan utara Papua, perairan utara Papua Barat Daya hingga Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya dan Papua bagian tengah.
Menurut BMKG, kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah tekanan rendah dan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi itu.