Direktur Pendidikan Hindu Trimo saat memberikan Anugerah Guru Pendidikan Agama Hindu Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2024 di Bogor, Selasa (15/10/2024) malam. (Foto: Humas Ditjen Bimas Hindu)
BOGOR, (ERAKINI) – Dalam rangka memberikan apresiasi, motivasi dan penghargaan terhadap para Guru Pendidikan Agama Hindu sebagai momentum menyambut hari guru tahun 2024, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu (Ditjen Bimas Hindu) Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Direktorat Pendidikan Hindu memberikan AnugerahGuru Pendidikan Agama Hindu Tingkat Nasional Tahun 2024.
Ada 24 guru agama Hindu yang mendapatkan anugerah ini di jenjang Pratama Widyalaya (TK), Adi Widyalaya (SD), Madyama Widyalaya (SMP) dan Utama Widyalaya (SMA/SMK).
Dalam sambutannya, Dirjen Bimas Hindu yang diwakili oleh Direktur Pendidikan Hindu Trimo berpesan kepada para guru agama Hindu yang berprestasi untuk menjadi contoh teladan yang baik.
“Apa setelah menjadi guru berprestasi? Jadi setelah berprestasi ini lah pembuktiannya. Maka urutan juara 1, 2, 3 adalah hanya atribut kehidupan. Setelah pulang, guru berprestasi harus menjadi contoh teladan yang baik. Baik dalam pikirannya, ucapannya maupun tindakannya,” tegas Direktur Pendidikan Hindu Trimo di malam penganugerahan Guru Pendidikan Agama HinduBerprestasi Nasional 2024 di Bogor, Selasa (15/10/2024).
Dalam kesempatan itu, Trimo juga berpesan agar para guru agama Hindu bisa lebih memperkuat jaringan dan memperkuat karyanya. Selain itu, ia juga meminta para guru yang mendapat anugerah ini tidak justru menjadi masalah saat sudah pulang dan mengabdi di lingkungan pendidikan.
“Saya juga berpesan kepada guru-guru berprestasi dan kita semua, suka, duka, derita, ujian makian, semuanya sama-sama diperlukan dalam kehidupan. Kalau kita berhasil, sukses tentu kita akan bergembira. Tetapi kalau kita sedang gagal, jangan lupa kita diproduksi untuk kian dewasa,” pungkasnya.
Kasubdit Pendidikan Dasar Raditya Dewa Agung Arsana dalam laporannya menyampaikan, AnugerahGuru Pendidikan Agama HinduBerprestasi Nasional 2024 ini adalah yang pertama kalinya dilaksanakan.
Dalam penganugerahan ini, kata dia, ada 24 finalis yang telah melewati proses penjurian yang berlangsung selama hampir satu bulan. Para dewan juri telah menilai portofolionya yang akhirnya terpilihlah 6 finalis dari masing-masing jenjang pendidikan.
“Bagi guru-guru yang hadir pada malam hari ini yang belum berkesempatan menjadi finalis jangan patah semangat dan patah arang karena tahun depan kami akan melaksanakan lagi,” katanya.