UNDIP Siapkan Pengawasan Berlapis Cegah Kecurangan Peserta UTBK
Thomas Pulungan
SEMARANG, (ERAKINI) - Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang memperketat pengawasan dan pengamanan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2025, menyusul temuan kecurangan yang dilakukan sejumlah peserta menggunakan peralatan elektronik tersembunyi.
Koordinator Pelaksana Pusat UTBK UNDIP Prof Paramita Prananingtyas mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi potensi kecurangan dengan menerapkan sistem keamanan berlapis. Sebanyak 68 unit metal detector telah disiapkan untuk setiap ruang ujian yang tersebar di Kampus Tembalang dan Pleburan.
“Kami sediakan metal detector di sejumlah ruang yang dipakai ujian. Kami pakai 68 ruang sehingga ada 68 metal detector,” ujar Paramita dalam keterangannya, Rabu (30/4/2025).
Menurutnya, penggunaan pendeteksi logam merupakan prosedur standar dari Panitia Pusat UTBK untuk menjaga integritas dan kredibilitas ujian masuk perguruan tinggi negeri. Peserta tidak diperbolehkan membawa logam apapun seperti jam tangan, anting, hingga alat komunikasi. Bahkan, peserta dengan behel gigi juga diperiksa secara ketat. Pemeriksaan dilakukan layaknya sistem keamanan bandara, termasuk melepas sepatu.


















