Menteri Perumahan dan Permukiman Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyerahkan rumah baru kepada keluarga almarhum Affan Kurniawan di Pesona Kahuripan 11, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (1/9/2025). Foto: Antara/M Fikri Setiawan
BOGOR, (ERAKINI) - Menteri Perumahan dan Permukiman Maruarar Sirait bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyerahkan rumah baru kepada keluarga almarhum Affan Kurniawan di Pesona Kahuripan 11, Cileungsi, , Jawa Barat, Senin (1/9/2025).
Affan merupakan pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal dunia ditabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob saat kericuhan aksi unjuk rasa di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada 28 Agustus 2025.
Penyerahan rumah baru kepada keluarga Affan ini merupakan tindak lanjut cepat atas arahan Presiden Prabowo Subianto setelah menerima keluarga almarhum di Istana Kepresidenan. Hunian subsidi tersebut berdiri di atas lahan seluas 60 meter persegi dengan bangunan 30 meter persegi, terdiri atas dua kamar tidur, ruang keluarga, dan dapur.
Maruarar menyampaikan bahwa pihaknya sempat menyiapkan alternatif lokasi lain di Tangerang dan Serang. Namun, keluarga Affan merasa cocok dengan rumah di Cileungsi sehingga diputuskan untuk ditempati.
“Saya sudah menyiapkan beberapa opsi, tapi orang tua dan keluarga sudah cocok di sini, jadi langsung kita serahkan,” kata Maruarar, dikutip dari Antara.
Ia menegaskan bantuan ini diberikan resmi melalui skema rumah subsidi pemerintah dengan dukungan bank penyalur, notaris, serta pengembang. Proses administrasi telah rampung sehingga keluarga bisa segera menempati rumah tersebut.
Turut hadir dalam penyerahan rumah itu Wakil Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, perwakilan Bank BTN, notaris, serta Angga selaku pengembang perumahan.
Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian mengatakan penyerahan rumah subsidi ini menjadi wujud nyata kehadiran negara. Mendagri berharap bantuan rumah tersebut mampu mengurangi beban keluarga, sekaligus menjadi pengingat cita-cita almarhum yang kini terwujud.
“Memang tidak bisa dibandingkan dengan kehadiran almarhum, namun setidaknya cita-cita beliau untuk menyiapkan rumah bagi keluarga tercinta bisa terlaksana,” ujar Tito.
Ia menambahkan, rumah tersebut dipilih langsung oleh ibunda almarhum dan diharapkan menjadi hunian yang nyaman serta membawa keberkahan bagi keluarga. “Semoga rumah ini menjadi tempat penuh berkah dan membawa kebahagiaan,” kata Tito.