Kemenag: Program Makan Bergizi Gratis di Pesantren Bakal Libatkan 1.500 Dapur
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Agama (Kemenag) melibatkan pesantren sebagai pusat distribusi. Akan ada sebanyak 1.500 dapur yang dicanangkan untuk melangsungkan program MBG di pesantren.
Wakil Menteri Agama Romo HR Muhammad Syafi'i mengatakan, program MBG di pesantren bertujuan memberikan asupan gizi bagi santri dan masyarakat di sekitarnya. Hal itu disampaikan oleh Wamenag dalam webinar yang digelar Universitas Insan Cita Indonesia, Jakarta dengan tema "Digitalisasi Pesantren: Upaya Mewujudkan Ekosistem Pesantren untuk Kemandirian SDM Unggul".
“Saya bersama Direktur Jenderal Pendidikan Islam sudah bertemu dengan Kepala Badan Gizi Nasional. Kita membuat kesepakatan untuk makanan bergizi gratis bagi siswa, dari PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), sekolah dasar, sekolah menengah, ibu hamil, dan ibu menyusui,” ujar Wamenag dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Jumat (10/1/2025).
“Kami mencanangkan ada 1.500 dapur, yang satu dapur itu bisa menyediakan makanan untuk 3.000 orang. Pusatnya di pesantren-pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

















