Letnan Jenderal Nugroho Sulistyo Budi saat dilantik sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di Istana Negara Jakarta pada Selasa (19/2/2025) (tangkapan layar chanel youtube Sekretariat Presiden)
JAKARTA, (ERAKINI) - PresidenPrabowo Subianto resmi melantik Letnan Jenderal Nugroho Sulistyo Budi sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Negara. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (19/2/2025).
Pelantikan ini berlangsung bersamaan dengan pengangkatan sejumlah pejabat negara lainnya, yakni Prof Dian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendikti Saintek).
Lalu, Dr. Muhammad Yusuf Ateh sebagai Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BPKP, Amalia Adininggar Widyasanti sebagai Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Sonny Harry Budiutomo Harmadi sebagai Wakil Kepala BPS dan Marsekal Madya Mohammad Syafii sebagai Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas).
Dalam sumpah jabatannya, Letjen Nugroho menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
"Saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," ujar Nugroho di Istana Kepresidenan.
Letjen Nugroho Sulistyo Budi adalah perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, tahun 1991. Ia merupakan satu angkatan dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Kariernya di dunia militer dan intelijen cukup panjang. Ia pernah menjadi anggota Tim Mawar Kopassus, kemudian pada tahun 2016 ditunjuk sebagai Direktur Komunikasi Massa Deputi Bidang Komunikasi dan Informasi di Badan Intelijen Negara (BIN).
Pada 2020, Nugroho bergabung di Kementerian Pertahanan sebagai Staf Ahli Menteri Pertahanan bidang Politik di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.
Kini, dengan pengangkatannya sebagai Kepala BSSN, Nugroho diharapkan dapat memperkuat sistem keamanan siber nasional Indonesia. Sebagai Kepala BSSN, Letjen Nugroho memiliki tugas penting dalam memperkuat sistem pertahanan siber Indonesia.
BSSN berperan dalam melindungi infrastruktur kritis negara dari ancaman siber, termasuk peretasan, pencurian data, dan serangan digital lainnya yang dapat mengancam keamanan nasional.