Sherly berharap, apa yang dilakukan Kemenhaj menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pelayanan haji dan umrah yang lebih inklusif dan berkualitas bagi masyarakat Maluku Utara.
Hingga 10 Maret 2026 sebanyak 203.320 data visa jemaah telah diinput. Dari jumlah tersebut, sebanyak 198.410 visa sudah diterbitkan.
Menhaj Gus Irfan menekankan pentingnya penggunaan bahan baku asal Indonesia guna mendukung ekosistem ekonomi nasional sekaligus menjaga kualitas rasa.
Gus Irfan menyampaikan, kesuksesan dalam melayani tamu Allah menjadi tanggung jawab pemerintah Indonesia dan Arab Saudi.
Integrasi sistem digital ini diyakini dapat meningkatkan kualitas pelayanan haji dan umrah, sekaligus memastikan perlindungan jemaah yang jumlahnya mencapai jutaan setiap tahun.
Penguatan aspek kesehatan tidak berhenti di dalam negeri. Di Arab Saudi, pemerintah menyiapkan manajemen mobilitas jemaah pada fase puncak ibadah dengan mengoptimalkan kembali skema Murur
Gus Irfan menjelaskan, pengolahan beras Indonesia di Arab Saudi mengikuti standar yang lazim diterapkan di Tanah Air.
Menhaj Gus Irfan menegaskan bahwa status sebagai tenaga pendukung PPIH bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan amanah besar untuk melayani tamu Allah.
Gus Irfan mengatakan, di Arab Saudi ia akan melakukan pertemuan bilateral dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi guna membahas penguatan kerja sama teknis penyelenggaraan haji dan umrah.
Inovasi dalam penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M antara lain pembagian kartu nusuk di Indonesia. Kebijakan ini mendapatkan apresiasi dari Komisi VIII DPR RI.
Menurut Gus Irfan menegaskan bahwa penyelenggaraan haji tidak hanya menyangkut aspek ritual, tetapi juga tata kelola, perlindungan jemaah, dan nilai peradaban.
Menhaj Gus Irfan Tunjukkan Terobosan Strategis Kemenhaj 2026 di Depan Ribuan Jemaah Haji.
Menteri Haji dan Umrah RI Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengatakan, pengiriman ditargetkan mulai dilakukan pada pekan pertama Ramadan agar seluruh kebutuhan sudah tersedia.
Gus Irfan bersyukur kegiatan manasik sudah dapat dimulai secara nasional untuk calon jemaah haji di seluruh Indonesia.
Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, secara resmi memperkenalkan program “Beras Haji Nusantara” sebagai langkah strategis pemerintah dalam memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji.