KPK memanggil 10 orang saksi terkait kasus korupsi SYL di Kementerian Pertanian. Siapa saja?
Penyidik KPK memanggil Staf Khusus Menteri Pertanian Imam Mujahidin Fahmid untuk dimintai keterangan sebagai saksi kasus dugaan korupsi dengan tersangka mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya kembali berencana memeriksa 3 orang saksi terkait dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul.
Presiden Jokowi resmi melantik Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (25/10/2023) menggantikan SYL yang mengundurkan diri karena terjerat kasus korupsi.
Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) untuk mengejar target produksi 35 juta ton beras pada 2024 dan memperlancar distribusi.
Penyidik KPK memeriksa Staf Khusus Menteri Pertanian Rio Nugraha dan Sekretaris Pribadi Sekretaris Jenderal Kementan Merdian Tri Hadi sebagai saksi kasus dugaan korupsi.
DPP Partai NasDem membantah pernyataan pimpinan KPK terkait adanya aliran dana korupsi kader mereka mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) ke partai tersebut.
Ketua KPK Firli Bahuri sedang menghadapi kasus dugaan pemerasan yang saat ini ditangani oleh Polda Metro Jaya. Sementara SYL ditetapkan sebagai tersangka KPK. Ada apa?
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan belum menunjuk menteri pertanian (Mentan) definitif untuk menggantikan Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang terjerat kasus hukum.
KPK menyatakan bahwa 1 tersangka dugaan korupsi Kementerian Pertanian Muhammad Hatta belum memenuhi pemanggilan penyidik hingga Kamis (12/10/2023) malam.
KPK resmi menangkap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di apartemen di kawasan Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Kamis (12/10/2023). Berikut 4 fakta penangkapan SYL!
Polda Metro Jaya akan kembali memanggil ajudan Ketua KPK Firli Bahuri untuk pemeriksaan dalam kasus dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK terhadap mantan Mentan SYL.
Uang hasil korupsi mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) disebut-sebut digunakan untuk membayar cicilan Alphard dan cicilan pembayaran kartu kredit.
KPK menyebut Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) bersama-sama dengan 2 anak buahnya memungut uang dari ASN Kementerian Pertanian Rp62-156 juta per bulan.
KPK telah menahan Sekjen Kementan sebagai tersangka.