BNPB mencatat 6 bencana baru di wilayah RI dalam dalam kurun waktu 24 jam sejak Sabtu (12/7/2025) pukul 07.00 WIB hingga Minggu (13/7/2025) 07.00 WIB.
Dalam keterangan BPBD, banjir tersisa di empat wilayah kota administrasi, yakni Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.
Pramono menjelaskan bahwa banjir kali ini disebabkan oleh kombinasi faktor, yakni tingginya curah hujan lokal, kiriman air dari wilayah hulu, serta rob yang menyebabkan luapan.
Operasi ini dilaksanakan bersama dengan BPBD Kabupaten Bogor, Basarnas, TNI, Dinas Pemadam Kebakaran, serta para relawan desa setempat.
Pemandangan tak biasa terlihat di kawasan Jati Padang, Jakarta Selatan, Senin (7/7/2025). Sejumlah warga tampak sibuk menjemur uang kertas yang basah di halaman musala.
Hujan deras yang mengguyur pada pada Sabtu (5/7) dan Minggu (6/7) telah menyebabkan bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah. Bencana terparah adalah banjir dan tanah loongsor.
BPBD mencatat sebanyak 109 rukun tetangga (RT) di wilayah Jakarta masih terendam banjir hingga Senin (7/7/2025) pagi.
Banjir masih menggenangi sekitar lampu merah Jalan Ring Road Kembangan, Jakarta Barat. Banjir sudah terjadi sejak Minggu (6/7) sore dan hingga pagi ini belum surut.
Banjir bandang parah menerjang negara bagian Texas, Amerika Serikat (AS), Jumat (4/7/2025). Sedikitnya 24 orang dilaporkan tewas dan 25 anak-anak dinyatakan hilang.
BMKG menyebutkan bahwa dinamika atmosfer terkini menunjukkan adanya daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) dan pertemuan angin (konfluensi).
Puluhan warga yang menjadi penumpang bus AKAP terjebak dalam kendaraan hingga 4 jam lamanya akibat macet parah yang disebabkan oleh banjir.
Kemacetan parah menyebabkan ribuan kendaraan, termasuk puluhan bus antarkota, terjebak tanpa bisa melanjutkan perjalanan.
Terdapat beberapa sekolah yang jumlah pendaftarnya di atas 200% dari daya tampung. Beberapa sekolah yang dibanjiri pendaftar ini memang selama ini dikenal sebagai favorit.
BMKG memprakirakan sebagian besar kota besar di Indonesia akan diguyur hujan pada Jumat (13/6/2025). Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi hujan lebat disertai petir.
Masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, diimbau waspada. Gunung Semeru kembali erupsi dan hujan deras memicu banjir lahar.