Search

Kiprah Scheren Vandrea Sinaulan, Srikandi Alumni SMA Taruna Nusantara yang Lolos Finalis Puteri Indonesia 2026

JAKARTA, (ERAKINI) — Srikandi alumni SMA Taruna Nusantara Magelang kembali mencuri perhatian. Kali ini datang dari ajang Puteri Indonesia.

Untuk kedua kalinya, lulusan SMA Taruna Nusantara berhasil lolos sebagai finalis Puteri Indonesia, sebuah ajang kontes kecantikan nasional bergengsi yang diselenggarakan sejak 1992 oleh Yayasan Puteri Indonesia.

Dia adalah Scheren Vandrea Sinaulan (TN 26). Scheren baru saja terpilih sebagai Puteri Indonesia DKI Jakarta 7 sehingga berhak menjadi perwakilan ke-7 DKI Jakarta di ajang Puteri Indonesia 2026. Scheren menyusul teman seangkatannya Maharani Divaningtyas (TN 26) yang pernah mengikuti ajang ini tahun 2025.

Tidak mudah menjadi finalis Puteri Indonesia. Peserta harus mewakili tingkat provinsi. Selain berpenampilan menarik, peserta juga harus cerdas dan berkepribadian baik. Peserta juga dituntut memiliki pengetahuan umum serta wawasan luas tentang pariwisata dan kebudayaan Indonesia. Parameter penilaian utama meliputi kecerdasan, penampilan menarik, perilaku yang baik, keberanian, dan integritas.

Dirangkum Erakini, Selasa (24/2/2026), Scheren merupakan nona asli Manado berdarah Minahasa. Oleh karena itu, keikutsertaan Scheren di ajang Puteri Indonesia 2026 tidak hanya membawa kebanggaan bagi DKI Jakarta yang diwakilinya, tetapi juga bagi masyarakat Sulawesi Utara serta Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (Ikastara).

Dukungan pun membanjiri kolom komentar media sosial Scheren, baik dari warga DKI Jakarta maupun masyarakat Sulawesi Utara. Scheren mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas kesempatan luar biasa tersebut.

“Dengan penuh kebanggaan saya menerima kehormatan untuk mewakili tanah penuh peluang dan impian, DKI Jakarta 7, di ajang Puteri Indonesia 2026. Sebuah gelar yang begitu sakral dan terhormat, dari sebuah platform legendaris yang telah memberikan perempuan Indonesia kesempatan untuk bersuara, menyalurkan passion mereka, serta berdiri teguh atas apa yang mereka yakini,” tulisnya.

Scheren merupakan alumni SMA Taruna Nusantara Magelang tahun 2018 (TN 26). Vandrea pernah menjabat sebagai Ketua Acara Malam Renungan 2017 sebelum melanjutkan studi ke Universitas Trisakti Jakarta dan meraih gelar Bachelor of Economics and Business.

Scheren memiliki pengalaman profesional di industri media, hiburan, serta komunikasi publik. Ia dikenal sebagai pribadi yang komunikatif, adaptif, serta memiliki kemampuan manajerial dan eksekusi strategi yang kuat.

Scheren terakhir tercatat sebagai staf di perusahaan BUMN, PT Agrinas Pangan Nusantara (2025). Sebelumnya, ia berkarier di perusahaan teknologi kesehatan (telemedicine) dan platform wellness inovatif, Getwell Indonesia, sejak Desember 2024. 

Di sana Scheren menjabat sebagai Account Executive yang berperan dalam mengelola hubungan klien, menyusun strategi komunikasi, serta memastikan pencapaian target bisnis melalui pendekatan yang terukur dan solutif.

Scheren juga pernah bergabung dengan Trans TV sebagai Account Executive (Juli 2023–Agustus 2024). Selain itu, ia memiliki pengalaman di industri hiburan sebagai Marketing Executor di RANS Entertainment (Desember 2022–Juni 2023).

Tak hanya berpengalaman di dunia profesional, Scheren juga memiliki rekam jejak kuat di bidang pariwisata dan budaya. Ia terpilih sebagai Finalis Abang None Jakarta Barat 2022 dan kemudian dipercaya menjadi Tourism & Cultural Ambassador Jakarta Barat di bawah naungan Ikatan Abang None Jakarta Barat (2022–2023). Peran ini mengasah kemampuan public speaking, representasi publik, serta diplomasi budaya.

Dalam bidang prestasi, Scheren mencatatkan berbagai pencapaian, di antaranya sebagai Delegasi Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) 2025 dan penerima penghargaan Congeniality Indonesian Stars Search 2021.

Kemampuan komunikasinya juga diperkuat dengan sertifikasi dari Tantowi Yahya Public Speaking School, meliputi Master of Ceremony (2018) dan General Public Speaking (2018).

Scheren juga aktif dalam kegiatan sosial sebagai Co-Founder dan Volunteer Jadi Tau Kasih, Influencer Ambassador Sekolah Relawan, serta relawan di Peduli Foundation, Involuntir & Involuntir Jakarta, dan Voluntrip Kitabisa.