JAKARTA, (ERAKINI) - Sebuah pesawat Delta Air Lines melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Pearson, Toronto, pada Senin (17/2/2025). Insiden ini menyebabkan setidaknya 17 penumpang terluka dan dilarikan ke rumah sakit setempat. Namun, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Presiden dan CEO Bandara Internasional Pearson Toronto, Deborah Flint, mengonfirmasi jumlah korban luka dan menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan cedera yang mengancam nyawa.
Dia juga menyampaikan rasa simpatinya kepada para penumpang yang terdampak serta mengapresiasi tim Delta dan petugas penyelamat atas respons cepat mereka dalam menangani situasi darurat ini.
Sebagai langkah penanganan lebih lanjut, bandara telah mendirikan pusat operasi darurat yang melibatkan Delta Air Lines, kepolisian, departemen pemadam kebakaran, paramedis, serta mitra lembaga federal untuk melakukan investigasi mendalam terkait
"Yang terpenting, tidak ada korban jiwa, dan ini berkat profesionalisme petugas respons pertama serta tim terlatih kami di bandara," ujarnya dalam konferensi pers.
Sebelumnya, Delta Air Lines sempat melaporkan bahwa ada 18 penumpang yang mengalami cedera. Namun, layanan paramedis setempat menyebutkan bahwa tiga orang, termasuk seorang anak, seorang pria berusia 60-an, dan seorang perempuan berusia 40-an, mengalami cedera serius.
Dalam pesawat tersebut terdapat 76 penumpang, dengan 22 di antaranya merupakan warga negara Kanada, sementara sisanya berasal dari berbagai negara lain.