Kenapa Ibnu Muljam Tak Dimaafkan Sejarah?
Prof Dr KH Muhammad Ishom, M.A.,
IBNU Muljam nama lengkapnya Abdurrahman bin Amru al-Himyary. Pria asal Mesir berkulit hitam namun tampan dan rambutnya terurai sampai cuping telinga. Ciri-cirinya di dahinya terdapat bekas sujud dan dikenal sebagai seorang penghafal Al-Qur’an.
Akan tetapi sejarah mencatatnya sebagai sosok yang tak pantas dikasihani. Sekalipun dirinya telah dihukum qisas, setimpal dengan kejahatan yang diperbuatnya membunuh amirul mukminin, Ali bin Abi Thalib.
Ibnu Muljam dieksekusi di halaman Masjid Kuffah tahun 40 H. Pemimpin transisi waktu itu yakni Al-Hasan bin Ali menjatuhkan hukuman kepada Ibnu Muljam, sesuai wasiat Ali bin Abi Thalib sebelum wafat. Pesan beliau: "sekali tusukan saja engkau jatuhkan qisas kepada Ibnu Muljam sebab dirinya juga hanya menyerangku dengan sekali tusukan!!"
Walaupun Ibnu Muljam telah menerima hukuman setimpal, namun uniknya namanya selalu dianggap buruk dalam sejarah Islam. Mengapa kejahatannya tidak dimaafkan oleh sejarah? Apa karena korbannya adalah amirul mukminin, Ali bin Abi Thalib?


















