JAKARTA, (ERAKINI) – Berolahraga saat berpuasa tetap dianjurkan, tetapi tidak boleh dilakukan sembarangan. Maka itu, perlu memilih jenis olahraga yang tepat agar aktivitas fisik tidak mengganggu ibadah puasa yang sedang dijalani.
Puasa bukan alasan untuk berhenti berolahraga. Justru dengan rutin bergerak, tubuh akan tetap sehat dan bugar sehingga bisa menjalani aktivitas harian dengan lebih kuat dan produktif.
Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa olahraga dapat meningkatkan sensitivitas insulin serta membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Selain itu, olahraga secara rutin saat puasa juga bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan, memperlambat proses penuaan, meningkatkan kualitas tidur, memperkuat tulang dan otot, serta menjaga kesehatan mental.
Lalu, olahraga apa saja yang cocok dilakukan saat puasa? Saat berpuasa, sebaiknya pilih olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang agar tubuh tidak cepat kelelahan.
Berikut beberapa jenis olahraga yang bisa dilakukan saat puasa, dikutip dari ALODOKTER, Minggu (7/3/2026):
1. Jalan Kaki
Jalan kaki menjadi pilihan olahraga yang paling mudah dilakukan saat puasa. Selain tidak memerlukan peralatan khusus, kamu juga bisa menikmati suasana sekitar selama berjalan. Aktivitas ini cocok dilakukan saat sore hari sambil menunggu waktu berbuka atau ngabuburit.
2. Yoga
Jika malas keluar rumah, yoga bisa menjadi alternatif olahraga saat puasa. Yoga dapat membantu menenangkan pikiran, memperbaiki suasana hati, serta membuat tubuh lebih rileks dan bugar. Kamu juga bisa mengikuti berbagai tutorial yoga yang tersedia secara online untuk memandu gerakan.
3. Pilates
Pilates merupakan olahraga yang berfokus pada kekuatan otot, ketahanan tubuh, dan fleksibilitas. Agar manfaatnya optimal, pastikan setiap gerakan dilakukan dengan benar dan sesuai teknik.
4. Bersepeda Santai
Bersepeda santai di sekitar rumah bisa menjadi aktivitas ngabuburit yang menyenangkan. Selain menjaga kebugaran tubuh, kamu juga bisa sekalian berkeliling mencari menu atau camilan untuk berbuka puasa.
5. Tai Chi
Tai Chi termasuk olahraga berintensitas rendah yang cocok dilakukan saat puasa. Gerakannya yang lembut bermanfaat untuk meningkatkan keseimbangan, fleksibilitas, dan kekuatan tubuh, sekaligus membantu menenangkan pikiran. Tai Chi dapat dilakukan secara individu maupun berkelompok tanpa memerlukan alat khusus.
Waktu Berolahraga
Supaya aman dan efektif, waktu olahraga saat puasa sebaiknya disesuaikan dengan kondisi tubuh dan rutinitas harian. Berikut beberapa pilihan waktu yang dinilai paling optimal:
1. Setelah Sahur
Salah satu waktu olahraga saat puasa yang banyak disarankan adalah setelah sahur, sekitar pukul 05.00–06.00. Saat ini, tubuh baru saja mendapat asupan makanan dan cairan, sehingga energi masih cukup tersedia untuk beraktivitas.
2. Menjelang Berbuka
Berolahraga 30–60 menit sebelum berbuka juga menjadi waktu olahraga saat puasa yang sering dipilih. Soalnya, setelah melakukan aktivitas fisik, Anda bisa segera mengganti cairan dan energi dengan makanan/minuman berbuka.
3. Setelah Berbuka
Jika ingin olahraga dengan intensitas sedang atau berat, waktu olahraga saat puasa yang paling aman adalah setelah berbuka.
Pada fase ini, tubuh sudah mendapatkan kembali asupan nutrisi dan cairan, sehingga lebih siap untuk melakukan olahraga dengan energi lebih besar, seperti lari, berenang, atau olahraga kelompok lainnya. Namun, sebaiknya beri jeda 1–2 jam setelah makan sebelum mulai berolahraga.
Meski olahraga memiliki banyak manfaat, penting untuk tetap mendengarkan kondisi tubuh. Jika merasa lemas, pusing, atau tidak enak badan, sebaiknya hentikan aktivitas olahraga agar tidak membahayakan kesehatan maupun mengganggu ibadah puasa.
Selain itu, imbangi olahraga dengan pola makan sehat, cukup minum air putih saat sahur dan berbuka, serta tidur yang cukup agar tubuh tetap bugar selama menjalani puasa.