Dorong Sidang Kasus Kuota Haji Fair, Ratusan Ibu-Ibu dan Santri Datangi PN Jakpus
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Ratusan loyalis mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut kembali mendatangi Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026).
Massa yang terdiri dari pemuda, santri, hingga ibu-ibu itu hadir untuk memberikan dukungan kepada Gus Yaqut yang menjadi terdakwa dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan Kementerian Agama (Kemenag) periode 2023-2024.
Berdasarkan pantauan di lokasi, para loyalis mulai berdatangan sejak sekitar pukul 09.15 WIB. Mereka berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Garut, Jawa Barat, dan Kemayoran, Jakarta Pusat.
Suasana di PN Jakarta Pusat semakin ramai ketika Gus Yaqut tiba menggunakan mobil tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekitar pukul 10.13 WIB.
Begitu turun dari mobil tahanan, Gus Yaqut langsung disambut para pendukungnya. Mereka berebut mendekat untuk bersalaman dan mencium tangan mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor tersebut.
Aksi itu dilakukan layaknya santri yang mencium tangan gurunya. Sambil melantunkan selawat Asyghil, para loyalis kemudian mengikuti Gus Yaqut memasuki ruang sidang.
Salah seorang loyalis asal Kemayoran, Rido, mengaku telah lima kali menghadiri persidangan Gus Yaqut. Dia mengatakan, kedatangannya kali ini memang sengaja dilakukan untuk memberikan dukungan kepada mantan Menteri Agama tersebut.
"Ini saya yang kelima kalinya. Memang sengaja mau datang," ujar Rido kepada erakini.
Rido berharap proses hukum yang dijalani Gus Yaqut dapat berlangsung adil. Harapan serupa disampaikan sejumlah loyalis yang datang dari Garut, Jawa Barat. Mereka berharap Gus Yaqut dapat dibebaskan dari perkara yang menjeratnya.
"Kami dari Garut. Ada banyak," kata seorang loyalis.
Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan Kemenag periode 2023-2024 pada Kamis ini dijadwalkan menghadirkan 7 saksi yang diajukan tim kuasa hukum Gus Yaqut.
Mereka adalah Muhammad Basori selaku Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Jabal Rahmah Surabaya, Muhammad Asnawi, Budi Santosa, Amat Mulyoko, Muslih, dan Muhammad Irham selaku Petugas Haji 2023/2024 serta Amirul Hajj 2024 KH Anwar Abbas atau Buya Anwar Abbas yang baru bisa hadir pada pukul 13.00 WIB.
Sidang dipimpin oleh Ni Kadek Susantiani sebagai hakim ketua, dengan 2 hakim anggota lainnya.


















