Tak Sekadar Program, Menag Minta Moderasi Beragama Jadi Gerakan
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penguatan Moderasi Beragama (PMB) resmi dibuka oleh Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas di Ancol, Jakarta, Rabu (6/3/2024). Kegiatan dimaksudkan sebagai upaya penguatan moderasi beragama dalam mewujudkan Indonesia maju dan maslahat.
Dalam sambutannya, Menag Yaqut Cholil Qoumas mengajak seluruh aparatur pemerintahan baik di pusat maupun daerah, untuk bersama-sama melaksanakan amanah Peraturan Presiden Nomor 48 Tahun 2023 tentang Moderasi Beragama. Menag juga meminta agar Moderasi Beragama tak sekadar program, tetapi dijadikan gerakan.
“Saya meminta agar Moderasi Beragama tidak hanya program, tapi dijadikan gerakan. Saya yakin, pasca rakornas ini akan muncul program dan sekaligus gerakan yang nyata di instansi kita masing-masing, agar dampaknya dapat terasa di masyarakat luas,” tuturnya.
Lebih lanjut, Menag menginginkan agar persoalan agama dan kebangsaan masyarakat tidak dipertentangkan atau dihadap-hadapkan. Sebaliknya, menurut dia, keduanya dapat dilakukan secara komplementer.
“Bagi kita beragama dan berbangsa harus dilakukan secara komplementari dan tidak dihadap-hadapkan atau dipertentangkan,” katanya.
Eks Ketua Umum PP GP Ansor ini menjelaskan, supaya tidak ada lagi pihak-pihak yang mempertentangkan persoalan agama dan kebangsaan, maka penguatan moderasi beragama menjadi penting dilakukan.


















