JAKARTA, (ERAKINI) – Indonesia hari ini, Selasa (21/4), memeringati Hari Kartini ke-147 Tahun 2026. Kini peran perempuan Indonesia terus berkontribusi di berbagai sektor strategis, termasuk alumni SMA Taruna Nusantara.
Kartini-Kartini masa kini tak lagi mengenal batas dalam menempuh pendidikan. Banyak Kartini masa kini yang sukses menembus kampus-kampus top, tak hanya di Tanah Air tapi juga universitas ternama di luar negeri.
Sosok Calista Elvina Jesslyn menjadi salah satu representasi nyata perempuan masa kini yang melanjutkan semangat emansipasi yang diperjuangkan Raden Ajeng Kartini.
Calista masuk daftar alumni SMA Taruna Nusantara lulusan kampus top dunia. Calista menempuh pendidikan menengah di SMA Taruna Nusantara tahun 2009–2012 (TN 20). Ia tercatat sebagai Lulusan Terbaik Jurusan IPS kala itu.
Sejak masa sekolah di SMA Taruna Nusantara, Calista telah menunjukkan prestasi. Selain Lulusan Terbaik Jurusan IPS, Calista juga merupakan penerima beasiswa prestasi dari Lembaga Perguruan Taruna Nusantara (LPTN), dan penerima beasiswa Goethe-Institut untuk kursus bahasa Jerman di Freiburg, Jerman
Ia kemudian mengikuti program pertukaran pelajar di Goethe-Institut pada Januari 2011 – Februai 2011. Ia mewakili Indonesia sebagai salah satu siswa terpilih dari sekolah mitra Goethe-Institut.
Untuk terpilih bukan perkara mudah. Kandidat harus melalui serangkaian tes bahasa yang diselenggarakan oleh Goethe-Institut. Persyaratan meliputi kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Jerman dan Inggris dalam kehidupan sehari-hari serta memiliki prestasi akademik yang baik. Program kursus bahasa ini diikuti oleh 60 siswa dari 10 negara.
Dikutip dari Linkedin, setelah lulus SMA Taruna Nusantara, Calista melanjutkan pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 2012, dan meraih gelar Sarjana Manajemen (Keuangan) tahun 2015.
Dari ITB, Calista menempuh pendidikan Magister di Columbia University, AS, pada tahun 2021, dan meraih gelar Magister Keuangan Internasional dan Kebijakan Ekonomi tahun 2023.
Di kampus bergengsi tersebut, ia memperdalam berbagai bidang seperti manajemen risiko keuangan, pasar modal internasional, hingga teori moneter. Ia juga saat ini tercatat sebagai kandidat Master Of Public Administration (MPA) di Columbia University.
Perjalanan Karier
Calista memiliki pengalaman panjang di sejumlah perusahaan dan instansi. Sejak Agustus 2016, Calista bergabung dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai analis.
Dalam perannya, ia banyak terlibat dalam penyusunan kajian risiko yang berdampak pada stabilitas sistem keuangan nasional. Fokus utamanya adalah ketahanan industri perbankan di tengah dinamika ekonomi global.
Laporan-laporan yang ia susun secara rutin disampaikan langsung kepada Dewan Komisioner OJK, menunjukkan posisi strategisnya dalam mendukung pengambilan kebijakan berbasis data dan analisis.
Selain berkarier di instansi pemerintah, Calista juga memiliki pengalaman internasional. Pada Januari hingga April 2023, ia menjadi Graduate Consultant di Climate Policy Initiative, New York, Amerika Serikat.
Di sana ia bertugas dalam mengidentifikasi kesenjangan pembiayaan iklim di negara berkembang. Ia bersama tim mengumpulkan dan menganalisis data aliran pembiayaan iklim global, mengevaluasi proyek pembiayaan iklim transformatif, serta melakukan riset terkait dana dan mekanisme pembiayaan internasional.
Ia juga terlibat mengidentifikasi hambatan akses pembiayaan iklim dan menyusun rekomendasi kebijakan untuk memperluas skala serta jangkauan pendanaan iklim di negara-negara berkembang.
Sebelum itu, Calista sempat bekerja di sektor perbankan global. Ia pernah bergabung dengan Citi pada Februari hingga Juli 2016 di bidang Early Warning Risk, dengan fokus pada pemantauan risiko kredit dan analisis makroekonomi Indonesia.
Pengalaman lainnya termasuk magang sebagai Equity Research Intern di UBS pada Oktober 2015 hingga Januari 2016. Ia bertugas merangkum berita harian untuk didistribusikan kepada analis regional, tim penjualan, dan trader.
Lalu, membantu analis dalam meliput berbagai sektor (konsumen, properti, otomotif, perbankan, unggas, dan transportasi); melakukan wawancara, survei, dan pengolahan data untuk keperluan riset ekuitas; membuat presentasi pemasaran sektor properti dan konsumen, serta menyusun valuasi SOTP untuk dua grup konglomerasi besar di Indonesia di akhir masa magang.
Menariknya, sebelum terjun penuh ke dunia profesional, Calista juga memiliki pengalaman sebagai wirausaha. Ia menjabat sebagai Brand Marketing Manager di Excella Company pada 2013–2014.
Dalam peran tersebut, ia berhasil memperkenalkan merek ke pasar dan memperluas jaringan distribusi dari lingkup terbatas hingga menjangkau pasar nasional.