Cerpen ‘Waktu Berbuka’
Boni Chandra
AKHIRNYA, kau menemukan ponsel yang kau lemparkan tadi pagi. Bagaimana mungkin benda itu gagal membangunkanmu setelah menyetel alarmnya menjelang tidur. Bagaimana mungkin kau bisa tertidur seperti orang mati setelah terbiasa bangun lebih pagi untuk memasak; lalu membangunkan Bima lalu sahur.
“Waktu berbukanya masih lama, Bu?”
Kau menoleh, lalu mendapati Bima yang telah duduk di tempat tidur. Anakmu itu telah berusia enam tahun. Dan untuk menepati janji pada almarhum suamimu, kau akan mendidiknya berpuasa.
“Sebentar lagi,” katamu, lalu menatap layar ponsel di genggamanmu. Di sana, kau dapat melihatnya dengan jelas. Waktu berbuka masih lama.
“Bolehkah aku minum?”
“Kau mau dimasakkan apa?” tanyamu.
“Aku hanya ingin segelas air,” katanya.
Kau berpikir sejenak. Kembali kau pandangi penunjuk waktu pada ponselmu.
“Tidurlah. Ibu akan membuatkan ikan sarden kesukaanmu.”
Bima kembali berbaring; dan kau seketika bangkit—melangkah keluar meninggalkan kamar.
***
Di dapur, kau mulai menjejalkan bawang merah, bawang putih, tomat, dan daun jeruk. Kau bergegas meraciknya menjadi irisan-irisan tipis. Kau mulai mengambil segenggam cabai merah lalu merajangnya menjadi potongan-potongan kecil. Kau baru saja mengeluarkan ikan sarden dari kalengnya, ketika menyadari Bima telah berdiri di balik pintu.
“Bila aku meminum sedikit air, apakah puasaku akan batal?”
“Ya, puasamu akan batal,” katamu, lalu mulai kaucampurkan ikan sarden dengan bumbu dapur yang telah kausiapkan.
“Walau seteguk saja?”
“Ya, walaupun seteguk saja.”
“Walau setetes air putih?”
Kau berbalik, lantas memandang matanya. Mata yang bulat. Mata yang mewarisi mata suamimu, mata yang kautunggu setelah sepuluh tahun pernikahan, mata yang terlahir sebelum kau didiagnosis tak bisa hamil, mata yang pernah menemanimu menangisi kematian, mata yang kauyakini akan menjagamu suatu hari.
Kini, mata itu sedang menanti persetujuanmu untuk meminum setetes air putih. Perlahan, kau mendekatinya lalu mengusap pipinya lalu memandang lembut ke dalam matanya.


















