Real Madrid juara Piala Interkontinental setelah mengalahkan Pachuca (Meksiko) dengan skor 3-0 di Lusail Stadium, Kamis (19/12/2024) dini hari WIB. Foto: Real Madrid FC
JAKARTA, (ERAKINI) - Real Madridjuara Piala Interkontinental setelah mengalahkan Pachuca (Meksiko) dengan skor 3-0 di Lusail Stadium, Kamis (19/12/2024) dini hari WIB. Ketiga gol dicetak Kylian Mbappe, Rodrygo, dan Vinicius Jr.
Madrid langsung tampil agresif sejak awal laga dengan fokus serangan di kedua sayap. Namun, Pachuca sempat menciptakan peluang lewat Nelson Deossa pada menit ke-15.
Keunggulan Madrid datang pada menit ke-37, ketika kombinasi satu-dua antara Jude Bellingham dan Vinicius Junior berhasil diakhiri oleh Mbappe. Pemain Prancis sukses memanfaatkan umpan silang Vinicius di dalam kotak penalti. Unggul 1-0, Madrid sedikit menurunkan tempo permainan untuk menguasai bola di tengah lapangan.
Setelah turun minum, Pachuca berusaha bangkit dengan menerapkan permainan langsung, namun upaya mereka gagal menembus pertahanan solid Madrid yang digalang oleh Antonio Rudiger.
Sebaliknya, Real Madrid berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-53. Berawal dari pergerakan Mbappé di sisi kanan, Rodrygo melakukan aksi individu dan melepaskan tendangan keras yang tidak mampu dijangkau kiper Pachuca, Moreno.
Wasit sempat memeriksa ulang gol ini lewat VAR karena dugaan offside, namun setelah pengecekan, gol Rodrygo sah dan Madrid unggul 2-0.
Madrid terus mengontrol permainan dan hampir menambah gol melalui peluang Vinicius pada menit ke-69. Sayang,sundulannya masih melenceng tipis ke sisi kanan gawang.
Pada menit ke-81, Lucas Vazquez dilanggar di kotak penalti dan wasit memutuskan untuk memberikan penalti setelah meninjau VAR. Vinicius Junior yang menjadi eksekutor, dengan tenang mengeksekusi penalti tersebut untuk membawa Madrid unggul 3-0.
Pada masa injury time, Angel Mena mencetak gol untuk Pachuca, namun gol tersebut dibatalkan setelah VAR memutuskan Mena berada dalam posisi offside saat menerima bola.
Kemenangan ini membawa pelatih Carlo Ancelotti mencapai sebuah pencapaian luar biasa. Dengan 15 trofi yang telah ia raih bersama Madrid, Ancelotti kini menjadi pelatih tersukses dalam sejarah klub, mengungguli pelatih legendaris Miguel Muñoz yang memiliki 14 trofi.
Ancelotti telah mengantar Madrid meraih dua gelar Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol, serta tiga gelar Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Interkontinental. Ini menambah koleksi trofinya di level internasional.
"Ini momen yang sangat menyenangkan dan penting bagi saya. Sebuah kehormatan bagi saya untuk menjadi pelatih di klub terbaik dunia seperti Madrid," ujar Ancelotti yang dikutip Mundo Deportivo.