Search

Cara Membuat Apem Putih: Lezat, Nikmat, Halal, Cocok Buat Buka Puasa

JAKARTA, (ERAKINI) - Apem putih atau apem Cimanuk merupakan salah satu kue tradisional khas Pandeglang, Banten. Kue ini dibuat dari perpaduan tepung beras hasil penggilingan dan tapai fermentasi yang menghasilkan tekstur lembut, kenyal, serta cita rasa khas.

Kue ini selalu menghiasi meja makan masyarakat Banten saat bulan Ramadan. Kue ini dinilai layak dan cocok dinikmati saat berbuka puasa bersama keluarga.

Apem putih biasanya disajikan bersama kuah gula merah cair atau yang dikenal dengan sebutan kinca. Perpaduan rasa gurih dari adonan apem dan manisnya kuah kinca membuat kue ini memiliki cita rasa yang khas dan digemari banyak orang.

Selain saat bulan Ramadan, di Banten, apem putih kerap dihidangkan dalam berbagai acara adat dan perayaan seperti pernikahan, khitanan, hingga Lebaran. Kue ini juga memiliki makna kebersamaan dan tradisi yang terus dijaga secara turun-temurun.

Para pembuat apem putih di Banten masih mempertahankan cara pembuatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Proses fermentasi pada adonan menjadi salah satu kunci utama yang membuat tekstur kue ini lembut dan berpori.

Bagi yang ingin mencoba membuatnya di rumah, berikut bahan dan cara membuat apem putih khas Pandeglang.

Bahan Apem Putih

  • 150 gram tepung beras
  • 30 gram tepung terigu protein tinggi
  • 200 ml santan kekentalan sedang
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 lembar daun pandan

Bahan Biang

  • 100 ml air hangat
  • 5 gram ragi instan (sekitar 1 sendok teh)
  • 1/2 sendok teh gula pasir

Bahan Kuah Kinca

  • 50 gram gula aren bubuk atau gula merah yang disisir tipis
  • 100 ml air
  • Sejumput garam
  • 1 batang kayu manis (opsional)


Cara Membuat Apem Putih
1. Membuat biang
Masukkan air hangat, ragi instan, dan gula pasir ke dalam gelas. Aduk hingga rata, lalu diamkan sekitar 10–15 menit sampai berbusa sebagai tanda ragi aktif.

2. Memasak santan
Didihkan santan bersama daun pandan dan garam. Aduk terus agar santan tidak pecah. Setelah mendidih, biarkan hingga hangat.

3. Mencampur adonan
Dalam wadah terpisah, campurkan tepung beras dan tepung terigu. Masukkan biang, lalu tuang santan hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan tercampur rata dan tidak bergerindil.

4. Fermentasi adonan
Tutup adonan dengan serbet bersih, lalu diamkan sekitar 30 menit agar adonan mengembang.

5. Menyiapkan cetakan
 Olesi cetakan dengan sedikit minyak goreng. Jika ingin variasi rasa, bisa menambahkan potongan pisang kepok di dasar cetakan.

6. Mengukus adonan
 Aduk kembali adonan, lalu tuang ke dalam cetakan hingga penuh. Kukus dalam kukusan yang sudah panas selama sekitar 30 menit dengan api sedang hingga matang.

Cara Membuat Kuah Kinca

  • Masukkan gula merah, air, garam, dan kayu manis ke dalam panci. Masak dengan api kecil hingga gula larut dan kuah tercampur rata.
  • Apem putih biasanya disajikan dengan siraman kuah kinca gula merah. Perpaduan rasa gurih dari apem dan manisnya kinca menciptakan sensasi rasa yang khas di lidah.
  • Jika ingin versi yang lebih manis tanpa kuah, gula pasir sekitar 100 gram dapat ditambahkan langsung ke dalam adonan apem sebelum dikukus.