Kunjungi Jatim, Kapolri Suyudi Ziarah ke Makam Gus Dur dan Marsinah
Thomas Pulungan
SURABAYA, (ERAKINI) — Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan ziarah ke makam Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, serta makam aktivis buruh sekaligus pahlawan nasional Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Sabtu (17/10/2026).
Ziarah ke makam kedua tokoh tersebut bagian dari rangkaian kegiatan Kapolri di Jawa Timur (Jatim) hari ini. Selain memberikan penghormatan kepada tokoh bangsa, kegiatan itu juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan Polri dengan kalangan ulama, pesantren, dan pekerja.
Di Jombang, Suyudi tiba di Pondok Pesantren Tebuireng sekitar pukul 12.15 WIB dan disambut pengasuh pesantren, Kiai Haji Abdul Hakim Mahfudz. Kapolri kemudian menunaikan salat Zuhur di masjid pondok sebelum melanjutkan ziarah ke makam Gus Dur.
Bersama rombongan, Suyudi memanjatkan doa dan menaburkan bunga di pusara Gus Dur sebagai bentuk penghormatan kepada mantan presiden yang dikenal sebagai tokoh bangsa tersebut.
Usai berziarah, Kapolri berdialog dengan sejumlah ulama dan pengurus pesantren dalam suasana hangat. Polri menilai silaturahmi tersebut penting untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan tokoh agama dalam menjaga kerukunan serta stabilitas keamanan masyarakat.
“Silaturahmi ke Ponpes Tebuireng dan ziarah ke makam Gus Dur juga menjadi momentum untuk terus memperkuat hubungan antara Polri dengan para ulama, tokoh agama, serta lingkungan pesantren,” tulis keterangan resmi Humas Polri.
Rangkaian kegiatan berlanjut ke Kabupaten Nganjuk. Di daerah tersebut, Suyudi berziarah ke makam Marsinah, aktivis buruh yang dikenal dalam sejarah perjuangan hak-hak pekerja di Indonesia.
Kapolri bersama rombongan mengikuti doa bersama dan menaburkan bunga di makam Marsinah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea.
Setelah berziarah, Suyudi mengunjungi Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. Di lokasi tersebut, ia meninjau dokumentasi dan informasi yang merekam perjalanan hidup serta perjuangan Marsinah.
Museum tersebut diharapkan menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk mengenal sejarah perjuangan buruh sekaligus memahami nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial. Kompleks Museum Ibu Marsinah sebelumnya diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 16 Mei 2026.
Polri menyatakan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk ulama, kalangan pesantren, dan pekerja, guna menjaga kebersamaan, toleransi, serta keutuhan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Nganjuk, Kapolri dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Surabaya.


















