Search

Sembilan Perkara yang Disunnahkan di Hari Jumat

Hari jumat merupakan rajanya hari atau Sayyidul Ayyam. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah di hari yang mulia tersebut. Setidaknya, ada 9 perkara yang disunnahkan ketika datang Jumat, sebagai berikut: 

1. Mandi

Umat Islam sebaiknya mandi sebelum pergi untuk salat Jumat. Tetapi, mandi si sini bukan termasuk kategori syarat sah salat Jumat, sehingga tidak perlu khawatir jika tidak sempat mandi, salat Jumatnya tetap sah. Hal ini sebagaimana dijelaskan Ibnu Umar ra: 

Artinya: Dari Ibnu Umar ra, Rasulullah saw bersabda, "Apabila salah seorang di antara kalian mendatangi shalat Jumat, maka hendaklah ia mandi (HR Bukhori dan Muslim).

Dari hadits di atas, Rasulullah saw menganjurkan untuk mandi sebelum shalat Jumat, itulah kenapa mandi sebelum Jumatan menjadi sunnah bagi umat Islam. 

2. Potong Kuku dan Kumis

Tidak hanya mandi, memotong kuku dan kumis di hari Jumat merupakan sunnah yang bisa dilakukan sebelum salat Jumat. Penjelasan ini disampaikan Abu Ja’far dalam kita Assunanul Kubro, sebagai berikut: 

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَحِبُّ أَنْ يَأْخُذَ مِنْ شَارِبِهِ وَأَظَافِرِهِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ

Artinya: Nabi SAW biasa mencukur kumis dan kukunya di hari Jumat  (HR Imam Al-Baihaqi).
 
3. Berpakaian Putih, Rapi dan Bersih

Berpakaian putih, rapi dan bersih merupakan perkara yang disunnahkan di hari Jumat. Umat Islam bisa mengikuti anjuran ini untuk menambah nilai pahala. Dengan memakai pakaian putih tentunya yang suci juga bersih menjadikan kita, umat Islam sebagai pengamal sunnah Nabi saw. 

Selain itu, menggunakan pakaian bisa membantu mengingatkan kita kepada pakaian akhir hayat di dunia, yakni kain kafan. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan Ibnu Majjah. 

Artinya: Kenakanlah pakaian warna putih karena pakaian tersebut lebih bersih dan paling baik. Kafanilah pula orang yang mati di antara kalian dengan kain putih. (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah).

4. Menggunakan Parfum atau Wangi-wangian

Menggunakan parfum atau wangi-wangian juga bagian dari perkara yang disunnahkan di hari Jumat dengan catatan parfum atau wangi-wangiannya tersebut berasal dari sesuatu yang suci. Hal ini sebagaimana penjelasan hadist nabi, sebagai berikut: 

Artinya: Hari ini (jum'at) adalah hari raya yang dijadikan Allah swt untuk umat Islam. Bagi siapa yang ingin melaksanakan shalat Jumat, hendaklah mandi, memakai wangi-wangian kalau ada, dan menggosok gigi (siwak) (HR: Ibnu Majah).

5. Membaca Doa Ketika Ke Luar Rumah

Sebenarnya membaca doa ketika keluar rumah bukan hanya kesunnahan di hari Jumat saja, akan tetapi setiap waktu keluar rumah. Karena sesuatu yang dibacakan doa akan memberikan keberkahan tersendiri bagi yang berdoa dan bagi yang didoakan. Namun di hari Jumat anjuran ini semakin dipertegas. Adapun bacaan doa ketika keluar rumah menuju masjid yang paling ringkas yakni.

Bismillahi tawakkaltu alallah, laa haulaa walaa quwwata illaa billaah.

Artinya: Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah.

6. Segera Menuju Masjid

 Jika tidak ada aktivitas lain, sebaiknya segera menuju masjid untuk menunaikan ibadah lain sebelum sholat Jumat. Imam al-Ghazali dalam kitab Bidayatul Hidayah menjelaskan tidak terlambat ke masjid adalah salah satu keutamaan shalat Jumat.

Imam Ghazali juga mengatakan, jaraknya dekatnya manusia melihat Allah swt saat kiamat bergantung dari waktu datang shalat Jumat. Makin cepat datang maka semakin dekat jaraknya untuk melihat Tuhan.

7. Masuk Masjid dengan Kaki Kanan

 Setelah sampai, sebaiknya segera masuk masjid dengan kaki kanan terlebih dulu. Ketika menuju masjid juga jangan lupa berdoa untuk berharap pahala dan ridha Allah swt. dan setelah masuk masjid jangan lupa melafalkan niat Itikaf, agar segala sesuatu yang baik yang kita kerjakan mendapatkan pahala yang berlipat. 

Nawaitu I’tikaafa fii hadzal masjid sunnatan lillahi ta’ala

Artinya: Saya niat itikaf di dalam masjid, sunnah karena Allah ta’ala 

8. Salat Tahiyatul Masjid

Saat masuk masjid kita disunnahkan untuk shalat Tahiyatul Masjid. Shalat sunnah dua rakaat ini dilakukan sebelum kita duduk di masjid menunggu shalat Jumat, seperti tertulis dalam hadis.

إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يَجْلِ

Artinya:  Jika salah seorang dari kalian masuk masjid, maka hendaklah dia shalat dua rakaat sebelum dia duduk." (HR Bukhari dan Muslim).

Shalat sunnah Tahiyatul Masjid bisa dilakukan dalam bentuk shalat sunnah wudhu atau rawatib, asal dilakukan sebelum duduk. Ibadah ini tidak perlu diniatkan sendiri, karena tidak ada hadist khusus terkait Tahiyatul Masjid. Shalat sunnah ini adalah penamaan dari para ulama untuk menandai ibadah setelah masuk masjid.

9. Diam dan Fokus

Ketika sudah berada di masjid sangat disarankan tidak banyak berbicara, tenang, dan memperbanyak doa serta berzikir. Bahkan kita dilarang untuk mengucapkan satu katapun ketika khatib telah naik mimbar untuk membacakan khotbah Jumat. Dan jika tetap ngobrol atau berkata, maka shalatnya akan menjadi sia-sia. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim.

إِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ يَوْمَ الْجُمْعَةِ: (أَنْصِتْ) وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ فَقَدْ لَغَوْتَ

Artinya: Jika kamu berkata kepada temanmu, "Diamlah" sementara imam sedang berkhutbah di hari jumat, sungguh ia telah berbuat sia-sia (HR Bukhari dan Muslim).

Demikian perkara-perkara yang disunnahkan di hari Jumat. Semoga kita semua bisa mengamalkannya. Amin.