Umat Islam di belahan dunia sedang merayakan momentum Hari Raya Iduladha. Setiap negara memiliki kekhasan dan keunikan dalam menyemarakkan hari besar ini. Foto: Ilustrasi/Ist
JAKARTA, (ERAKINI) - Umat Islam di belahan dunia sedang merayakan momentum Hari Raya Iduladha. Meski tujuan utamanya adalah ibadah kurban, namun setiap negara memiliki kekhasan dan keunikan dalam menyemarakkan hari besar ini.
Di Indonesia, masyarakat di berbagai daerah punya cara tersendiri dalam merayakan Iduladha, mulai dari prosesi penyembelihan hewan kurban hingga tradisi berbagi makanan.
Namun, tak hanya di Tanah Air, sejumlah negara lain juga memiliki tradisi unik yang patut disimak. Dirangkum Erakini Jumat (6/6/2025), berikut tradisi unik di 15 negara dalam merayakan Hari Raya IdulAdha:
1. Malaysia
Di Malaysia, khususnya Kuala Lumpur, jalan-jalan dihias dengan rangkaian bunga yang mempercantik suasana. Ada pula tradisi open house saat Iduladha seperti saat Idul Fitri.
Rumah-rumah terbuka untuk tamu, dengan sajian masakan tradisional Kelantan yang kaya rempah. Perayaan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kebersamaan, dan saling berbagi.
2. Singapura
Di Singapura, Iduladha disambut dengan meriah terutama di kawasan Kampong Glam dan Geylang Serai. Bazar makanan yang ramai diadakan menjelang hari raya menawarkan beragam bumbu dan bahan makanan khas.
Setelah salat Iduladha, keluarga memasak hidangan dari daging kurban, berkumpul untuk makan bersama, berbagi dengan tetangga, dan memberi kepada yang membutuhkan. Tradisi ini menekankan pentingnya kebersamaan dan kepedulian sosial.
3. Filipina
Di Filipina, ada tradisi unik dalam pemilihan hewan kurban. Masyarakat Muslim di negara ini cenderung lebih suka mengurbankan kambing atau sapi dibandingkan dengan domba. Iduladha dirayakan selama satu hari, dan hari liburnya biasanya hanya diumumkan di wilayah-wilayah mayoritas Muslim seperti Mindanao dan Sulu.
Selama perayaan, umat Muslim berkumpul untuk salat Iduladha dan berbagi makanan. Di negara dengan populasi Muslim minoritas ini, Iduladha menjadi ajang penting untuk mempererat silaturahmi dan menikmati hidangan khas dari daging kurban bersama keluarga serta komunitas.
4. Maroko
Di Maroko, Iduladha dikenal dengan sebutan “Lebaran Agung” dan dirayakan sangat meriah. Masyarakat mendapatkan libur selama tiga hari. Salah satu tradisi unik adalah mengoleskan henna atau daun pacar pada dua tanduk hewan kurban, biasanya domba, sebagai bentuk doa dan penghormatan.
Keluarga-keluarga juga berkumpul untuk menyembelih hewan kurban dan memasak hidangan khas seperti kebab, tagine, dan couscous.
5. Pakistan
Di Pakistan, menghias hewan kurban adalah tradisi menjelang Iduladha. Sapi dan kambing dihias dengan cat, pita, dan pernak-pernik warna-warni sebagai bentuk penghormatan.
Setelah penyembelihan, daging kurban dibagikan kepada keluarga, teman, dan mereka yang membutuhkan. Salat Iduladha diadakan di masjid maupun lapangan terbuka, dilanjutkan dengan pertemuan keluarga dan pesta makan besar.
6. Turkmenistan
Di Turkmenistan, perayaan Iduladha tidak hanya fokus pada ibadah, tetapi juga ada hiburan. Negara ini menggelar konser dan memasang ayunan besar di ruang publik. Setiap tahunnya negara ini mengadakan konser dan berbagai acara untuk memeriahkan hari besar Islam ini.
Selain mengadakan konser, uniknya warga Turkmenistan juga memasang ayunan besar di beberapa sudut wilayah. Meski terkesan aneh, marga di negara ini percaya bahwa mereka yang menggunakan ayunan akan dibersihkan dari dosa-dosa. Meski demikian, perayaan Iduladha tetap diwarnai dengan kebersamaan, berbagi makanan, dan perpaduan nilai agama serta budaya lokal.
7. Bangladesh
Berbeda dari Indonesia yang mudik saat Idulfitri, di Bangladesh tradisi mudik terjadi menjelang Iduladha. Jutaan orang pulang ke kampung halaman untuk merayakan bersama keluarga.
Namun, mudik sering kali disertai kekacauan karena keterbatasan transportasi. Ketika tiket kapal feri habis, banyak warga nekat naik perahu kecil menyeberangi sungai, meski berisiko tinggi.
8. India
Mayoritas penduduk India adalah agama Hindu yang menganggap sapi sebagai hewan suci. Oleh karena itu, umat Muslim di India tidak menyembelih sapi saat Iduladha, melainkan kambing.
Hal ini sebagai bentuk toleransi dan penghormatan terhadap kepercayaan agama lain. Daging kambing yang disembelih diolah menjadi hidangan khas seperti nalli nihari, yaitu semacam semur dengan kuah kental dan sayuran. Hidangan ini disajikan sebagai bagian dari perayaan dan dinikmati bersama keluarga dan teman-teman.
9. Kaukasus
Wilayah Kaukasus (Azerbaijan, Georgia, Armenia) memiliki sejarah panjang Islam sejak abad ke-7 dan 8. Selama era Soviet, perayaan keagamaan termasuk Iduladha dilarang.
Namun sejak 1995, umat Muslim kembali merayakannya secara terbuka. Pasar hewan dibuka besar-besaran, masyarakat berkumpul untuk salat, menyembelih hewan kurban, dan berbagi daging.
10. Aljazair
Di Aljazair, tradisi Iduladha sangat khas. Pada hari pertama, warga membeli batu bara dan kayu untuk menyalakan melfut, sebuah panggangan tradisional daging kurban.
Keluarga berkumpul di sekitar panggangan, memasak, dan menikmati hidangan bersama. Tradisi ini mempererat ikatan keluarga dan komunitas dalam suasana syukur.
11. Nigeria
Di Nigeria, khususnya di wilayah utara, Iduladha dirayakan dengan parade kuda yang dikenal sebagai Hawwan Sallah dan Daushe.
Kuda dihias dengan ornamen warna-warni dan dipamerkan dalam parade budaya yang megah. Selain itu, penyembelihan hewan kurban dan pembagian daging dilakukan sebagai bentuk ibadah dan solidaritas.
12. Kazakhstan
Di Kazakhstan, Iduladha dirayakan dengan semangat berbagi. Warga bertukar hadiah, berbagi makanan dengan orang kurang mampu, dan membuka rumah untuk tamu.
Hidangan dari daging kurban disajikan kepada semua tamu yang datang. Tradisi ini mencerminkan nilai-nilai kepedulian dan solidaritas sosial.
13. Arab Saudi
Sebagai pusat dunia Islam dan tempat pelaksanaan ibadah haji, Arab Saudi memiliki tradisi kurban yang khas. Salah satunya adalah penyembelihan unta, yang dianggap ibadah paling mulia.
Daging unta tidak hanya untuk masyarakat lokal, tapi juga didistribusikan ke negara-negara lain seperti Asia Tengah, Selatan, dan Afrika.
14. Mesir
Di Mesir, penyembelihan hewan kurban seperti kambing, sapi, dan domba sering dilakukan di tepi jalan atau depan rumah.
Pemandangan darah mengalir di jalanan menjadi hal umum. Daging kurban dibagikan ke tetangga dan yang membutuhkan, menegaskan nilai berbagi yang kuat selama perayaan.
15. Kosovo
Di Kosovo, Iduladha disebut Kurban Bajramit dan dirayakan meriah. Anak-anak mengenakan pakaian tradisional warna cerah dan kopiah, yang melambangkan identitas budaya lokal.
Keluarga menyembelih hewan kurban, membagikan daging, dan menikmati hidangan khas bersama. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa kental.
Itulah ragam tradisi unik Iduladhadi berbagai negara. Meski dirayakan dengan cara yang berbeda-beda, esensi utama dari Iduladha tetap sama, ibadah berkurban.