Yusril Ungkap Kesiapannya Jadi Cawapres Sejak Tahun 1999
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengatakan dirinya sudah siap menjadi calon wakil presiden (cawapres) sejak tahun 1999, sehingga jika didaulat menjadi bakal cawapres untuk Pilpres 2024 pun dia siap.
"Kalau ditanya untuk menjadi calon wakil presiden, saya sudah siap sejak tahun 1999," kata Yusril dalam diskusi Menakar Pemilu Pasca Putusan MK di Jakarta, Selasa (17/10/2023).
Jika ia diusung sebagai bakal cawapres, kemudian ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sebagai cawapres dan menang sebagai wapres, Yusril mengaku sudah paham dan tahu apa yang harus dia kerjakan.
Oleh karena itu, dia menilai tokoh-tokoh yang tidak memiliki pengalaman sebagai negarawan tapi dijunjung sebagai bakal cawapres akan mengalami kesulitan jika terpilih, karena perlu tenaga ekstra untuk adaptasi setidaknya dua tahun pertama baru bisa bekerja sebagai wapres.
"Tiga tahun tersisa baru mereka bekerja; tapi ada pemilu, sehingga mereka akan fokus ke pemilu," katanya.
Yusril memiliki pengalaman bekerja di pemerintahan, mulai dari Menteri Hukum dan Perundang-undangan periode 1999-2001, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) periode 2001-2004, hingga sebagai Menteri Sekretaris Negara periode 2004-2007.
Selain itu, Yusril pun pernah menjadi penulis pidato presiden, yakni Presiden ke-2 RI Soeharto, Presiden ke-3 RI B. J. Habibie, serta Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.


















