Finalis MQKN 2023 Diputuskan Hari Ini, Babak Final Besok Digelar
Akhmad Baihaqi Arsyad
LAMONGAN, (ERAKINI) – Musabaqoh Qira'atil Kutub Nasional (MQKN) tahun 2023 yang digelar di Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan, Jawa Timur sudah hampir memasuki titik puncaknya. Babak penyisihan ajang para santri MQKN 2023 telah usai. Sabtu (15/7/2023) para dewan hakim telah melakukan sidang pleno untuk menentukan para finalis untuk babak final.
Mengenai hasil nilai sementara pada babak penyisihan sudah dipampang dan diketahui oleh para peserta. Meskipun belum ada pengumuman resmi, para santri yang memperoleh nilai enam tertinggi sudah nampak mempersiapkan diri mereka masing-masing untuk mengikuti babak final yang akan dihelat besok, Minggu (16/07/2023).
Pada babak final MQKN 2023, masing-masing Majelis (Ula, Wustho, Ulya) akan diikuti 12 peserta terbaik yang terdiri dari 6 (enam) peserta putera terbaik dan 6 (enam) peserta puteri terbaik.
Adapun rincian pada cabang lomba Debat Bahasa Arab dan Debat Bahasa Inggris, babak final akan diikuti 6 tim terbaik yang terdiri dari 6 (enam) tim putera terbaik dan 6 (enam) tim puteri terbaik untuk masing-masing Majelis (Ula, Wustho, Ulya).
Sementara, pada cabang lomba Bahtsul Kutub, final akan diikuti 12 peserta terbaik yang terdiri dari 6 (enam) peserta putra terbaik dan 6 (enam) peserta putri terbaik untuk masing-masing Majelis (Ula, Wustho, Ulya).
Mengenai tema Debat Qanun pada tahap final, telah ditentukan sesuai petunjuk teknis yang telah disampaikan, diantaranya (1) Eks Narapidana Korupsi Sebagai Calon Anggota Legislatif; (2) Izin Pendirian Rumah Ibadah; (3) Pasal Perzinaan dalam Hukum Kitab Undang-Undang Hukum Pidana; dan (4) Legalisasi Perkawinan Beda Agama di Indonesia.
Untuk cabang lomba Lalaran Nadhom yang merupakan ekshibisi, hanya dilaksanakan dalam satu tahap penampilan kelompok saja. Masing-masing kelompok yang berjumlah minimal 3 (tiga) dan maksimal 5 (lima) santri (putra/putri/campuran) membawakan lalaran Nadhom Amtsilah at-Tashrîfiyah dan Lalaran Nazham Alfiyah Ibnu Mâlik dengan diiringi alat musik sederhana (akustik).
Ketua MQKN 2023 sekaligus Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Kementerian Agama, Waryono berharap, MQKN ini semakin bagus dan kemudian bisa memfasilitasi para santri untuk ekspresinya, kemampuannya, kompetensinya sehingga kemudian santri termotivasi untuk belajar lebih giat.
















