Ruh Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 menegaskan kembali posisi santri dan pesantren sebagai jantung perjalanan bangsa Indonesia.
Menurut JMM, keistiqamahan para kiai dalam mendidik santri seharusnya diapresiasi, bukan dijadikan bahan olok-olok di media publik.
Ketua PWNU DKI Jakarta KH Samsul Ma’arif menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk keprihatinan dan pembelaan terhadap martabat pesantren dan para ulama.
Selain orasi, peserta aksi demo juga melantunkan doa, salawat, hingga lalaran atau pelafazan bait-bait nadhom yang terkandung dalam berbagai literatur kitab kuning.
Tayangan program Xpose Trans7 yang dinilai merendahkan kiai dan pesantren memicu reaksi keras dari masyarakat, termasuk para kiai top.
Sebagai Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), kiprah KH Anwar Manshur tidak hanya lekat dengan otoritas keilmuan, tetapi juga keteladanan hidup.
Opini berjudul ‘Gerakan Boikot Trans7: Ketika Media Massa Gagal Memahami Realitas Pesantren’ kiriman dari Nurliana, Dosen IAIN Takengon dan Mahasiswa S3 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Kata Menteri Agama Nasaruddin Umar soal tayangan viral Trans7 soal aktivitas santri: Kaget, prihatin dan minta media jaga marwah pesantren. Simak di sini!
Narasi yang disampaikan dalam video yang ditayangkan di Trans7 berpotensi menimbulkan persepsi negatif terhadap pesantren.
Kecaman tersebut disampaikan bertepatan dengan momentum Hari Santri Nasional, yang menurutnya seharusnya menjadi ajang penghormatan bagi peran ulama dan santri dalam menjaga keutuhan bangsa.
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, menyebut tayangan tersebut telah melampaui batas etika penyiaran dan mencederai nilai-nilai luhur pesantren.
Ubaid menegaskan, pesantren merupakan lembaga pendidikan dan keagamaan yang memiliki jasa besar bagi bangsa Indonesia. Bahkan jauh sebelum kemerdekaan.
Sikap jalan jongkok tidak lahir dari paksaan, melainkan dari kesadaran untuk menempatkan diri secara tepat dalam ruang sosial.
Mencium tangan ulama bukan sekadar tradisi pesantren, tetapi juga bagian dari ajaran Islam yang berlandaskan hadis dan pandangan para ulama besar.
Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) mulai melakukan audit konstruksi terhadap 80 bangunan pondok pesantren (ponpes) tua di berbagai daerah.