Menurut Prof Ishom, kemegahan gedung dan kelengkapan fasilitas tidak akan memberikan dampak signifikan jika kualitas SDM di dalamnya tidak terus ditingkatkan.
Salah satu panganan khas daerah yang selalu diburu masyarakat Banten setiap bulan Ramadan adalah ketan bintul. Takjil legendaris ini disebut menu favorit Sultan Banten.
Kementerian Agama (Kemenag) mengjak alumni IAIN Sultan Amai Gorontalo untuk melanjutkan studi S2–S3 lewat beasiswa.
Sejak bangunan direnovasi besar-besaran pada tahun 2003, masjid ini tidak pernah sepi dari pengunjung, baik yang berasal dari masyarakat sekitar Sumatera Selatan maupun masyarakat luar.
Menurut Dr Ali Muhtarom, kekompakan dan kesolidan menjadi modal utama untuk terus berikhtiar meningkatkan kualitas institusi.
Berdasarkan data Webometrics per Februari 2026, UIN SMH Banten berjejer dengan sejumlah kampus PTKIN ternama lainnya.
Selain sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur, kegiatan ziarah menjadi momentum untuk menghidupkan kembali narasi perjuangan Sultan Sepuh yang kini diusulkan sebagai Pahlawan Nasional.
Dr. Masykur menegaskan bahwa peringatan Hari Kesadaran Nasional yang diperingati setiap tanggal 17 bukan sekadar rutinitas seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.
Prof Ishom mengatakan, POM tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarmahasiswa, tetapi juga ruang strategis untuk menjaring dan mengembangkan bibit unggul di bidang olahraga.
Di area masjid, terdapat makam Sultan Agung Komarudin Sri Teruno yang pernah berkuasa pada tahun 1714-1724 Masehi.
Di puncak atap masjid ini berdiri mustaka berbentuk daun kluwih dan gadha, simbol kemuliaan bagi mereka yang mencapai kesempurnaan hidup dan keesaan Allah.
Masjid Al-Osmani dikenal sebagai masjid tertua di Kota Medan dan menjadi saksi bisu perjalanan panjang Kesultanan Deli.
Ziarah ini dipimpin langsung oleh Rektor UIN SMH Banten Prof Ishom dan diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh dekan fakultas.
A Baijuri mengatakan bahwa kegiatan haul tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mengenang jasa Sultan Maulana Hasanuddin sekaligus menggali nilai-nilai sejarah.
Keunikan arsitekturnya menjadi daya tarik utama. Masjid bergaya Jawa Kuno ini memadukan sentuhan budaya Eropa, Arab, Tiongkok, Mughal, dan Belanda.