Polisi berhasil melakukan olah TKP di tempat penembakan 3 anggota polisi. Hasilnya sangat mengagetkan dan di luar dugaan petugas.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tempat tewas 3 polisi atau tempat judi sabung ayam tersebut merupakan daerah hitam atau texas.
Selain santunan, Kapolri juga memberikan Keputusan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada ketiga polisi yang gugur.
Pelaku dan pemilik tempat judi sabung ayam di Lampung yang berakibat pada gugurnya 3 anggota polisi merupakan anggota TNI.
Kapendam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar, mengatakan bahwa penyelidikan kasus penembakan 3 anggota polisi tersebut masih berlangsung.
Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (Ikastara), karena anggotanya yang sudah jenderal bintang 2 di TNI bertambah menjadi 7 orang.
Sidharta yang lahir pada 18 Januari 1970 merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991 atau seangkatan dengan Panglima TNI Agus Subiyanto.
Sebanyak 18 Kolonel TNI dari tiga matra pecah bintang setelah mendapat kenaikan pangkat satu tingkat. Mereka terdiri dari 13 AD, satu AL, dan empat AU.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memutasi dan merotasi sebanyak 86 perwira tinggi (pati) dari tiga matra.
Kapuspen TNI Mayjen Hariyanto mengungkapkan bahwa revisi UU ini bertujuan menyempurnakan tugas pokok TNI agar lebih efektif tanpa tumpang tindih dengan institusi lain.
Panglima TNI Agus Subiyanto menegaskan Dirut Bulog Mayjen TNI Novi Helmy akan mundur dari kedinasan TNI. Kenapa?
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, mengatakan, prajurit TNI aktif tidak seharusnya menduduki jabatan sipil.
Imparsial mengingatkan bahwa Teddy sempat terseret pelanggaran netralitas TNI pada Pemilu 2024 lalu. Kala itu, Teddy secara terang-terangan mengenakan atribut kampanye pasangan Prabowo-Gibran.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mendapat promosi kenaikan pangkat dari Mayor menjadi Letnan Kolonel (Letkol).
Dalam perkara ini, Bambang disidangkan bersama dua anggota TNI AL lainnya, yakni Sersan Satu Akbar Adli dan Sersan Satu Rafsin Hermawan.