Tejadi Hujan Es di Italia Utara, sementara Wilayah Selatan Disengat Panas
Akhmad Baihaqi Arsyad
ROMA, (ERAKINI) – Hari Sabtu (22/7/2023), Italia bagian utara mengalami badai dan hujan lebat, sementara wilayah tengah dan selatan negara itu masih disengat cuaca panas, menurut keterangan media setempat.
Hujan es seukuran "bola tenis" melanda wilayah kota Treviso dan Padova, dan hujan lebat yang turun di Vicenza, Verona ,dan Venesia, menyebabkan cedera dan kerusakan bangunan.
Dikatakan oleh Gubernur Luca Zaia, dikutip dari Antara, bahwa ada 110 orang yang terluka di Veneto utara akibat hujan es yang menyebabkan kaca mobil pecah, selain benda-benda lainnya yang juga mengalami kerusakan.
Asosiasi Petani Italia (Coldiretti) Cabang Veneto juga mengatakan bahwa ladang pertanian dan kebun anggur di wilayah utara terdampak hujan es.
Atas hal tersebut, pasukan pertahanan sipil juga mengeluarkan peringatan terkait kemungkinan badai petir, hujan es dan angin kencang di wilayah Lombardia, Veneto, Friuli Venezia Giulia, Provinsi Otonomi Bozano dan Emilia Romagna.
Sebaliknya, Italia bagian tengah dan selatan masih terpanggang akibat panas ekstrim yang berasal dari Afrika.
Kementerian Kesehatan kemudian mengeluarkan peringatan publik yang menyatakan 19 kota berada dalam panas ekstrem tingkat "merah", turun dari sebelumnya yaitu 23 kota pada Kamis karena suhu yang memecahkan rekor mulai mereda.
Peringatan itu menambahkan bahwa 18 kota masih akan berada dalam kategori "merah" selama akhir pekan.
Tercatat bahwa suhu tinggi yang melanda wilayah tersebut selama seminggu terakhir, dapat berlanjut hingga akhir pekan, dengan beberapa wilayah mencapai suhu 45-47 Celsius.

















